BOGOR - Kawanan garong mengumbar tembakan di Gunung Putri, Bogor, Selasa (10/11/2020) dini hari. Warga mengejar dan terus berusaha menyergap.
Kawanan garong itu menyatroni toko ‘Firman Perabot 3’, yang menjual perkakas rumah tangga di Jalan Raya Gunung Putri, Desa Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Selasa (10/11/2020) dini hari. Sebutir pelor menyerempet lengan kanan Ary (28), membuat warga Desa Gunung Putri itu dilarikan ke RSUD Cileungsi.
Bapak dua anak memergoki tiga garong habis menyatroni toko perabotan rumah tangga. Saat dia bersama warga berusaha menyergap salah satu perampok, garong lain datang lalu mengumbar tembakan ke warga.
“Tiga dari letusan senjata api itu merobek lengan korban,” kata Reyhan Ramadhan (23), penjaga toko ‘Firman Perabot 3’.
Baca juga: Sempat Umbar Tembakan, Maling Motor di Bekasi Akhirnya Diringkus Warga
Sejumlah anggota reserse Polsek Gunung Putri datang melakukan olah TKP. Sejumlah saksi termasuk korban penembakan, penjaga toko, dan Siti Komariah (31), pemilik toko, dimintai keterangan.
Beberapa rekaman CCTV diamankan, namun tak menemukan selongsong peluru. “Rekaman kamera juga tak terlihat jelas, karena saat perampokan di dalam toko gelap begitu pula di luar,” ujar satu polisi.
Jebol Genteng
Perampokan terjadi sekitar pukul 02:15, bermula saat satu garong masuk ke toko dengan memanjat tembok belakang. Sementara dua perampok lainnya mengawasi situasi di luar toko.
Kemudian garong tadi membongkar genteng dan merusak eternit. ”Dari sini garong menjebol mesin kasir dan menguras duit Rp7 juta,” kata Reyhan. Saat itu, Reyhan tidur. Dia terbangun setelah mendengar suara gaduh dan bergegas hendak keluar.
Saat itulah si garong yang membongkar mesin kasir, menyorotkan lampu senter ke arahnya. “Saya teriak rampok, dia sempat menodongkan pistol sebelum kabur ke arah belakang,” katanya. Bersamaan teriakannya, dua garong di luar ikut berteriak mengalihkan perhatian.
Baca juga: Garong di Ciracas Sempat Menyiksa Ibu dan Anak yang Menjadi Korbannya
Dia lalu membangunkan temannya sesama penjaga toko yang tertidur. Keduanya bergegas keluar. Saat itulah, dua perampok yang ikut berteriak dikerubuti warga. “Keduanya dikira warga pengendara motor yang melintas,” kata Rayhan. Sesaat kemudian terdengar letusan senjata api dari pojok depan kiri toko.
Warga kaget lalu berlarian ke arah suara tembakan dan meninggalkan dua garong yang dikira pengendara motor. Tembakan kembali terdengar, tapi warga terus merangsek. Dor! Pistol garong kembali menyalak dan menyerempet lengan warga hingga terjungkal merintih kesakitan.
“Saat itulah kami menghentikan pengejaran dan fokus menolong korban,” kata Reyhan. Kesempatan ini digunakan tiga garong kabur ke arah Cileungsi. “Perampokan ini pertama kali terjadi sejak tiga tahun kami membuka usaha perabotan rumah tangga di Gunung Putri,” ucapnya. (iw/ird/ys)