Konsul Haji KHRI Jeddah Endang Jumali menyatakan Pemerintah Saudi terapkan pengawasan kesehatan bagi calon jemaah haji. (ist)

Internasional

Pemerintah Arab Saudi Wajibkan Jamaah Haji Kantongi Sertifikat PCR

JAKARTA - Pemerintah Arab Saudi melakukan pengawasan kesehatan dalam melaksanaan ibadah haji tahun ini. Di antaranya calon jemaah haji harus memiliki sertifikat PCR yang menyatakan negatif Covid-19.

Demikian disampaikan Konsul Haji KHRI Jeddah Endang Jumali dalam keterangan tertulisnya kepada Pos Kota, Selasa (7/7/2020). "Pemerintah  Arab Saudi  sudah mengumumkan besaran kuota jemaah haji tahun ini, 30% untuk penduduk Saudi dan 70% untuk ekspatriat yang tinggal di sana," terang Endang.

Ia menambahkan Saudi juga menerbitkan ketentuan tentang kriteria pemilihan calon jemaah haji. Bagi ekspatriat yang tinggal di Saudi, termasuk yang berasal dari Indonesia, prioritas diberikan kepada mereka yang tidak mengidap atau menderita penyakit menahun (penyakit lama),  memiliki sertifikat PCR yang menyatakan negatif Covid-19, serta  belum pernah beribadah haji dengan rentang usia 20 Tahun – 50 tahun.

Selain itu, lanjut Endang, jemaah juga harus berkomitmen menaati masa karantina yang telah ditentukan oleh Kementerian Kesehatan sebelum melaksanakan manasik. 

Ia mengatakan bagi ekspatriat yang telah memenuhi standar yang disebutkan tadi, dapat mendaftar melalui aplikasi Kementerian Haji dan Umrah, yaitu localhaj.haj.gov.sa.

Menurut Endang, proses pendaftaran dibuka lima hari, 6 – 10 Juli 2020. Penentuan pemilihan calon Jemaah haji akan dilakukan secara elektronik. Calon jemaah yang sudah terdaftar dan sesuai ketentuan persyaratan, akan diminta melakukan penyelesaian dokumen dalam waktu yang ditentukan.

Sebelumnya, Pemerintah Arab Saudi telah mengumumkan yang akan tetap menyelenggarakan ibadah haji tahun ini tapi dengan calon jemaah haji yang terbatas yakni, dari lokal dan orang asing yang sudah  bermukim di negara tersebut.

Karena pandemi, banyak negara yang batal mengirimkan jemaah haji tahun ini yakni, selain Indonesia juga Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam, India, Afrika Selatan, Mesir dan lainnya. (johara/ruh)

 

Tags:
Saudi ArabiaHajicovid-19

Guruh Nara Persada

Reporter

Guruh Nara Persada

Editor