TANGERANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melakukan tracking kepada lima orang pengajar yang positif Covid-19 di sebuah Pondok Pesantren yang berada di Kota Tangerang. Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah kepada media, Selasa (7/7/2020).
"Kemarin Dinas Kesehatan menemukan ada pengajar di sebuah pondok pesantren yang baru pulang dari Madura atau Banyuwangi dan nularin ke beberapa ustaz lain. Setelah kita tracking lalu kita arahkan untuk rapid test, dan hasilnya empat pengajar reaktif. Terus kita arahkan lagi untuk swab test dan hasilnya keempat staf tersebut dinyatakan positif," ujar Arief.
Ditambahkannya, meski kelima pengajar tersebut dinyatakan positif, namun dirinya bersyukur lantaran tidak ada santri yang terpapar.
"Alhamdulilah santri engga ada yang tertular, kan kemarin sudah rapid test. Nah ini kog ustadznya yang engga rapid test. Saya meminta manajemen ponpes bisa lebih waspada, ini penting agar tidak ada klaster baru penyebaran Covid-19 di lembaga pendidikan," lanjutnya. (toga/win)