Sental-Sentil

Bereskan Dulu Daftar Tunggu, Baru Dibuka Lagi Calhaj Baru

Selasa 07 Jul 2020, 06:30 WIB

KEPALA BPKH Anggito Abimanya di DPR mengakui, pendaftar haji turun drastis sampai 50 persen. Corona sepertinya mengingatkan –sesuai saran KPK dulu– bereskan dulu daftar tunggu, setelah berangkat semua baru buka pendaftaran calhaj baru.

Dulu orang naik haji itu susah duitnya, karena mahal ONH-nya. Tapi sejak 2004 duitnya gampang (ekonomi maju), tapi susah berangkatnya karena harus ngantri. Masuk waiting list 2005 misalnya, baru bisa berangkat tahun 2012. Makin ke sini semakin lama, sehingga ada yang harus ngantre 25 tahun.

Kenapa semakin banyak orang berlomba untuk berangkat haji? Di samping memenuhi panggilan Nabi Ibrahim, juga semakin murahnya DP untuk berhaji. Dulu ketika ada dana talangan dari bank, orang semakin PD mendaftar haji. Tapi ujung-ujungnya daftar waiting list semakin panjang.

Sejak 2014 dana talangan haji dari bank dihapus, lalu DP haji dinaikkan jadi Rp20 juta dan kemudian naik lagi jadi Rp25 juta sekarang ini. Ternyata waiting list terus menumpuk, meski keberangkatannya masih menunggu sekian puluh tahun kemudian.

KPK di era Busyro Muqodas pernah menyarankan, agar stop dulu pendaftaran haji untuk menyelesaikan waiting list. Tapi Kemenag tidak mau, sebab DP haji itu sangat gurih, jumlahnya sekarang mencapai Rp135 triliun. Ini kan bisa diputar dulu oleh pemerintah.

Kemarin Kepala BPKH (Badan Pengelola Keuangan Haji) Anggito Abimanya di depan Komisi VIII DPR mengakui, akibat wabah Corona pendaftar haji turun drastis tinggal 50 persen. Kebijakan pemerintah tahun ini tak ada pemberangkatan haji, juga sangat mempengaruhi jumlah pendaftar.

Maklumlah, membuka terus pendaftaran haji sedangkan keberangkatannya masih belasan atau puluhan tahun, menjadikan para calhaj seperti gambling dengan nasib. Masih ada umurkan di tahun keberangkatan nanti? Jika si calon haji keburu dipanggil Sang Pencipta, kan sama saja Kemenag PHP pada calon jemaah haji.

Wabah Corona seakan mengingatkan pada pemerintah bahwa dana haji jangan menjadi target ekonomi. Kembali ke saran KPK dulu, selesaikan waiting list. Setelah mereka berangkat semua, baru ada pendaftaran calhaj baru. (gunarso ts)

Tags:
Sental-SentilBereskan Dulu Daftar TungguBaru Dibuka Lagi Calhaj BaruposkotaPoskota-co-id

Reporter

Administrator

Editor