Mahasiswa Diajak untuk Melakukan Riset Pangan Lokal

Senin 29 Jun 2020, 02:30 WIB
Peluncuran program IRN 2020 yang dilakukan secara daring

Peluncuran program IRN 2020 yang dilakukan secara daring

JAKARTA - Program Indofood Riset Nugraha (IRN) terus mendorong penelitian pangan berbasis pada kearifan lokal yang dimiliki Indonesia. Program yang digagas PT Indofood Sukses Makmur Tbk tersebut menyasar mahasiswa semester akhir yang tengah menyelesaikan tugas penelitiannya.

“Pangan lokal Indonesia sangat beragam dan memiliki potensi untuk dikembangkan. Disinilah diperlukan inovasi-inovasidari berbagai sisi baik teknologi, nilai gizi, pengembangan sistem, kreativitas kemasan, marketing hingga sistem distribusinya,” kata Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk Axton Salim pada peluncuran program IRN 2020.

Program IRN, selain memberikan bantuan dana riset, lanjut Axton, para mahasiswa juga akan mendapatkan bimbingan langsung dari Dewan Pakar IRN. Perpaduan kreativitas milenial dan bimbingan dari para pakar, memungkinkan semakin banyak riset pangan yang aplikatif, mudah dan menjadi solusi bagi masyarakat. Termasuk solusi pangan ditengah pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.

Axton menjelaskan program IRN terbuka bagi mahasiswa S1 yang tengah menyelesaikan tugas akhirnya dan berasal dari berbagai jurusan. Objek penelitian adalah sumber daya pangan lokal baik berasal dari darat maupun laut, aneka pangan sumber karbohidrat (seperti serelia jagung, sorgum, gandum, aneka umbi), kelapa dan kelapa sawit, rempah-rempah, hasil ternak, hasil laut dan perikanan serta produk pangan lokal unggul lainnya.

Adapun bidang penelitiannya meliputi bidang produksi (agro teknologi), teknologi (pasca panen dan pengolahan), kesehatan dan gizi masyarakat, serta bidang sosial ekonomi dan budaya.

“Mahasiswa yang berminat mendapatkan bantuan dana riset IRN, silakan kirim proposalnya. Kami menunggu sampai 30 Juli 2020,” tukas Axton.
 
IRN 2020 bertema Milenial dan Penelitian Pangan Era Kenormalan Baru Menuju Indonesia Maju tersebut mulai disosialisasikan secara daring kepada lebih dari 2.000 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Diharapkan IRN tahun ini akan menghasilkan riset-riset baru dibidang pangan guna mendukung program ketahanan pangan nasional.(*/fs)



 
 

News Update