Sejumlah bikers nongkrong dan kebut-kebutan di sekitar Monas, Jakarta Pusat. (yono)

Jakarta

Tak Hiraukan PSBB, Ratusan Bikers Nongkrong dan Kebut-kebutan di Monas

Minggu 14 Jun 2020, 10:42 WIB

JAKARTA - Minggu (14/6/2020) pagi, ratusan pesepeda motor alias bikers berkumpul di sekitaran Monas, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat. Mereka menjadikan area tersebut sebagai tempat untuk berkumpul. Ada yang sekadar "nongkrong" namun tak sedikit pula yang unjuk kemampuan kebut-kebutan.

Meski Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih menetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), ratusan bikers itu nekat nongkrong dan 'bermain' di sekitar wilayah dekat Mabes TNI AD dan tak jauh dari Istana Merdeka itu. Tak hanya mereka, sejumlah pedagang kopi keliling juga berjualan di sana.

Anto, salah satu pedagang kopi keliling mengungkapkan, wilayah tersebut memang sudah dikenal sebagai tempat untuk adu kelihaian dalam menikung dengan cepat seperti sedang dalam sirkuit. Sebab, kata dia, tikungan di sana dianggap mendukung untuk adu kecepatan.

"Tikungannya kan lebar dan jalannya mulus, jadi pada senang nongkrong dan kebut-kebutan di sini," katanya.

Tomi, salah satu bikers mengaku senang menunjukkan kemampuan balapnya di tempat itu. Ia dan teman-temannya memberanikan diri kembali berkumpul karena pada masa PSBB transisi ini sudah banyak warga yang kembali beraktivitas normal. "Tapi kan tetap pakai masker. Sudah lama juga nih gak nongkrong di sini, jadi melepas kangen sekarang," ucapnya.

Baca jugaSituasi di Jakarta Mulai Normal, Warga Kembali Padati Sudirman-Thamrin Meski CFD Belum Digelar

Pemantauan Poskota.co.id, mayoritas bikers yang berkumpul di sana mengendarai motor sports, namun ada juga yang mengendarai motor matik. Meski tetap mengenakan masker namun mereka kerap kumpul berdekatan satu sama lainnya. Mereka pun secara bergantian memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi mengelilingi jalan kawasan Monas. (yono/ys)

Tags:
PSBB Transisibikers nongkrong dan kebut-kebutanmonasposkotaposkota.co.id

Reporter

Administrator

Editor