DPRD Depok Gelar Tes Swab, Anggota FPDIP Protes: Kegiatan Itu Hamburkan Anggaran

Sabtu 06 Jun 2020, 06:15 WIB
Petugas medis memeriksa salah satu anggota DPRD Depok tes Swab Covid-19. (Angga))
Petugas medis memeriksa salah satu anggota DPRD Depok tes Swab Covid-19. (Angga))

DEPOK - Anggota  DPRD Kota Depok dari FPDIP, Imam Turidi tidak melakukan tes swab yang dilakukan khusus bagi anggota Dewan di pelataran parkir Gedung DPRD Kota Depok, Jumat (5/6/2020) sore. Itu pertanda protes, sebab kegiatan ini disebutnya hamburkan anggaran.

"Saya tidak ikut tes swab bersama dengan rekan-rekan anggota Dewan lainnya sebagai protes keras, karena masih banyak warga kurang mampu untuk dilakukan tes covid-19,"ujarnya kepada Poskota.

Anggota dewan akrab dipanggil bang IT ini mengaku daripada seluruh anggota dewan menghabis-habiskan anggaran cukup besar hanya untuk tes swab ini, lebih baik disisihkan buat sembako yang belum mendapatkan bantuan sosial dari manapun.

"Di luar sana warga Depok masih banyak hidupnya kesulitan bahkan tidak ada yang dapat bantuan sosial di tengah dampak covid 19 ini,",ungkapnya.

Anggaran yang dikeluarkan misal perorang untuk tes swab Rp. 2,5 juta jika ada sekitar 50 anggota dewan belum ditambah staf cukup banyak yang dikeluarkan.

"Dari data yang kita dapat masih ada warga Kemirimuka dari pihak lingkungan sekitar diharuskan tes Swab dengan mengeluarkan biaya Rp. 2,5 juta di salah satu rumah sakit di Depok," tuturnya.

"Sikap ini diambil jika temen-temen dari fraksi lain ikut tidak masalah, apalagi memang ingin mengetahui kesehatannya terganggu apa tidak. Namun buat pribadi sendir, tidak ikut swab ini sebagai pandangan masih ada orang lain susah sudah semestinya ada urungan tangan dermawan untuk membantu orang kesusahan." (Angga/win)


Berita Terkait


News Update