TANGERANG - Setelah minggu lalu puluhan warga RW 010 Kampung Rawa Lele, Ciputat. terserang penyakit chikungunya kini giliran 60 warga di dua RT 016, Pamulang Timur, Pamulang, terjangkit penyakit tersebut.
"Ada sekitar 60 orang warga di RT 03/04 RW 016, Kel. Pamulang Timur, Pamulang yang terserang penyakit chikungunya yang disebabkan gigitan nyamuk," kata Ketua RW 016, Ajat, Jumat (14/2/2020).
Mereka terserang penyakit tersebut sejak pertengahan Januari 2020. Mereka merasakan kondisi badan dan persendian sakit. Dokter klinik menyebut mereka kena chikungunya.
Ajat berharap ada perhatian dari Pemkot Tangsel dalam menanggani masalah penyebaran penyakit chikungunya tersebut. "Paling tidak ada pengasapan dan kehadiran petugas puskesmas memeriksa sejumlah warga yang terserang penyakit tersebut, " ujarnya.
Posko Kesehatan
Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie didampingi Plt. Kadis Kesehatan Deden Deni, mengatakan pihaknya bersama tim kesehatan Tangsel bersilahturahmi serta membuka posko kesehatan dalam upaya menanggani wabah penyakit chikungunya di RT 01/010, Kampung Rawa Lele, Kelurahan Jombang.
Wabah ini datang pasca banjir yang terjadi Januari lalu termasuk melakukan pengobatan yang terpenting yakni bagaimana cara memutus mata rantai chikungunya. Dari data yang diperoleh warga terserang chikungunya sekitar 20 orang dan sebagian lainnya karena terkena virus kencing tikus dan lainnya.
“Kita bersama lakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui 3 M, yaitu Menguras atau membersihkan, Menutup penampungan air dan Mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi perkembang biakan nyamuk. Jadi kita basmi jentik yang ada di air,” katanya. (anton/yp)