Oleh Harmoko SEMAKIN mudahnya mengakses informasi dari segala penjuru tanpa batasan ruang dan waktu, merangsang semua orang cepat bereaksi – kadang- kadang = tanpa terlebih dahulu memahami apa yang sebenarnya terjadi. Ini dinamika dunia digital dengan beragam media sosial yang bisa diakses kapan saja, di mana dan dari mana saja. Apakah ini salah? Jawabnya tidak! Apakah ini buruk? Jawabnya tidak juga. Sebab, seseorang berhak mengakses informasi jenis apa pun dan dari manapun sepanjang memiliki fasilitas dan kemampuan untuk mengaksesnya. Kesalahan, boleh jadi, ketika informasi yang diakses itu dikemas , dibuat atau ditambahi narasi sedemikian rupa, kemudian disebarkan untuk menyerang pribadi seseorang, tanpa dilengkapi data dan fakta. Padahal informasi awal yang didapat, tidak ada hubungannya dengan orang dimaksud. Begitu pun keburukan baru “tercitra”, jika tidak bijak dalam merespons informasi. Belakangan banyak kita menyaksikan beragam kritik bertebaran di dunia maya. Kadang kita sulit membedakan mana yang kritik, masukan dan candaan karena semua respons atas sebuah info datang berbarengan dari berbagai sudut pandang dalam waktu begitu singkat, cepat, hanya dalam perhitungan sekian detik. Kritik memang tidak dilarang, bahkan menjadi kewajiban, jika bertujuan untuk saling mengingatkan bagi sesama. Karenanya kritikan hendaknya sebuah masukan untuk perbaikan, bukan cercaan menguak dan menebarkan keburukan. Menghadapi situasi seperti sekarang ini, masing - masing pihak perlu bersikap bijak. Bijak ketika menyampaikan kritikan, bijak menerima kritikan, bijak pula dalam merepons kritikan. Bijak berarti senantiasa menggunakan akal budinya, bukan hanya mengandalkan kepandaiannya. Bijak atau bijaksana, menurut telaah para ahli, bukanlah suatu bentuk kepandaian. Tetapi, kepandaian seseorang turut membantu dalam bersikap bijaksana. Orang yang cerdas sering dianggap bijaksana karena kemampuannya dalam mengambil keputusan yang tepat dengan kepala dingin dan sesuai dengan keadaaan. Seseorang dapat dikatakan bijaksana, jika selalu bertindak berdasarkan akal sehat dan logika sehingga dapat bersikap tepat dalam menghadapi setiap keadaan dan peristiwa. Ya..! Pandai membaca keadaan sehingga mengetahui waktu yang tepat kapan harus berbicara dan kapan harus diam, menjadi salah satu ciri orang bijak. Tidak tergiur menilai orang lain meskipun tidak sesuai dengan pendapatnya. Lebih mendahulukan kepentingan umum daripada kepentingan pribadi dalam mengambil keputusan. Orang yang bijaksana lazimnya tidak egois, menghargai dan menjaga perasaan orang lain. Banyak manfaat yang didapat bagi orang bijak, di antaranya; lingkungan akan lebih damai dan sejahtera karena terdapat keseimbangan antara hak dan tanggung jawab. Mempercepat keadilan sosial sebagaimana cita - cita negeri ini didirikan. Belum lagi bagi diri sendiri, orang bijak akan lebih dihargai, dihormati dan dipercaya. Memang cukup sulit sekali menjadi orang bijak di tengah era perkembangan teknologi informasi dan komunikasi sekarang ini. Di tengah derasnya arus informasi dari segala pelosok negeri kita dan penjuru dunia lewat dunia maya. Perkembangan teknologi menjadi kebutuhan kita, anak bangsa agar tidak terlindas kemajuan. Tetapi sikap bijak menjadi kebutuhan sebagai bentuk kewaspadaan, memfilter keadaan yang terus berkembang. Setidaknya memfilter diri kita sendiri. Bersikap bijak merespons situasi terkini terhadap segala peristiwa yang sedang terjadi, patut menjadi acuan dan panduan. Hendaknya tidak terbawa arus ikut mengktitisi hanya karena tak ingin disebut tidak ikut peduli, sementara tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Jangan serta merta ikut - ikutan menghujat hanya karena ingin dianggap masih bersahabat dengan mereka yang sedang menghujat, padahal belum tahu apakah orang dimaksud harus dihujat. Meski yang mengkritisi sahabat kita dan yang dikritisi lawan politik kita, sebaiknya perlu menahan diri sebelum tahu pasti apa yang terjadi. Sekali pun sudah paham betul apa yang terjadi, hendaknya "Berlakulah baik kepada temanmu untuk menjaga mereka, dan berlaku baiklah kepada musuhmu untuk mengalahkan mereka." Itulah salah satu sikap bijak Benjamin Franklin, bapak pendiri AS, yang patut kita tiru. Bagi yang dikritisi, dihujat sekalipun, hendaknya tetap bijak menyikapi. Kritikan harus dimaknai sebagai cambuk kemajuan dan keberhasilan. Kalau pun kritikan sangat keras pedas, jangan disikapi berlebihan, tetapi anggaplah sebagai bumbu penyedap perhatian dan kecintaan. Benar kiranya apa yang pernah sahabat saya, BJ Habibie katakan " Ketika seseorang menghina anda, itu adalah sebuah pujian bahwa selama ini mereka menghabiskan banyak waktu untuk memikirkan anda, bahkan ketika anda tidak memikirkan mereka." Mari kita bijak menyikapi situasi, dengan memulai dari kita sendiri.(*).
Bijak Menyikapi Situasi
Senin 04 Nov 2019, 07:22 WIB
Editor
[email protected] Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
News Update
Sosok Pria Berinisial ANH Siapa? Identitasnya Ramai Dicari usai Terseret Kasus Dugaan Bom Molotov di DPR
Sabtu 13 Jun 2026, 18:13 WIB
JAKARTA RAYA
Sosok Pria di Pinggir Rooftop Gedung saat Aksi Mahasiswa UI Siapa? Video Viral Ini Jadi Sorotan
13 Jun 2026, 16:57 WIB
EKONOMI
BNI Raih 7 Penghargaan Internasional, Perkuat Layanan Transaction Banking
13 Jun 2026, 14:40 WIB
Nasional
Wajib Tahu! Ini Daftar Layanan Kesehatan yang Tidak Dijamin BPJS Kesehatan
13 Jun 2026, 12:56 WIB
OTOMOTIF
Yamaha Luncurkan MX King 150 Prima Pramac Edition di Jakarta Fair 2026, Harga Tembus Rp29,9 Juta
13 Jun 2026, 12:00 WIB
OTOMOTIF
BYD M6 DM Resmi Meluncur di Indonesia, Simak Harga Lengkap dan Keunggulannya
13 Jun 2026, 11:15 WIB
OTOMOTIF
IPONE Ramaikan BBQ Ride 2026 Bandung, Siapkan Merchandise Eksklusif untuk Pengunjung
13 Jun 2026, 10:30 WIB
OTOMOTIF
BBQ Ride 2026 Jadi Ajang Motul Dekat dengan Komunitas Custom Culture, Ada Promo Menarik
13 Jun 2026, 09:59 WIB
EKONOMI
Harga Emas Perhiasan 24K Kembali Menguat Hari Ini 13 Juni 2026, Dijual Mulai Rp2,2 Jutaan
13 Jun 2026, 06:41 WIB
JAKARTA RAYA
Ganjil Genap Puncak Bogor Hari Ini 13 Juni 2026 Ada Atau Tidak? Cek Jadwal One Way
13 Jun 2026, 06:36 WIB
OLAHRAGA
Talenta Muda Indonesia Tembus Semifinal Australian Open 2026, Bukti Pembinaan dan Mental Juara Kian Matang
12 Jun 2026, 23:23 WIB
Nasional
Apa Itu Co-Tutor Digital? Inovasi Pembelajaran ASN yang Membantu Belajar Lebih Efektif
12 Jun 2026, 23:04 WIB
TEKNO
Tecno Pova 8 5G Resmi Meluncur, Usung Baterai 8.000mAh dan Layar 144Hz untuk Pengalaman Gaming Maksimal
12 Jun 2026, 22:48 WIB
JAKARTA RAYA
Mahasiswa Turun ke Jalan, Pengamat Sebut Gerakan Masih jadi Kekuatan yang Diperhitungkan Pemerintah
12 Jun 2026, 22:30 WIB
TEKNO
Update Harga Infinix Juni 2026: GT, Hot, Smart, dan Note Series Lengkap
12 Jun 2026, 20:29 WIB
NEWS
Demo di Bundaran HI, Dishub DKI Alihkan Arus Lalu Lintas Sudirman-Semanggi
12 Jun 2026, 18:40 WIB