Internasional

Niatnya Ngopi, 2 Polisi Ringkus Garong Bertopeng Badut yang Asyik Merampok

Senin 28 Okt 2019, 07:42 WIB

INGGRIS – Heroik. Dua polisi ini datang ke restoran untuk ngopi. Tapi yang terjadi adalah mereka mendapati karyawan toko tengah dirampok garong bertopeng badut. Sebuah video dianggah akun 'Conventry Polisi' menunjukkan aksi pria berpakaian putih yang membawa senjata tajam di tempat makanan cepat saji McDonald di Coventry, Inggris. Bandit bertopeng badut ini berada di belakang meja kasir, memaksa pegawai menunjukkan tempat penyimpanan uang. Namun tak lama dua polisi datang. Menodongkan senjata api, keduanya mengarahkan moncong pistol ke bandit itu. Garong bernama Zachery Ryan itu akhirnya dibekuk. Tasered Ryan, polisi, menahannya di dapur toko. Seorang pengguna Facebook, Liam Anthony Tong, ikut berkomentar dalam akun yang mengunggah video kejadian itu. Ia mengomentari video itu, ingat bahwa dia berada di tempat itu saat peristiwa terjadi. . “Saya berada di luar ketika ini terjadi (saya benar-benar satu-satunya orang di luar McDonald's ketika saya sedang menunggu permintaan pengiriman, saya kira itu sekitar pukul 12.30 pagi atau mungkin  01:00),” ungkapnya. “Saya melihat orang itu berlari melewati tempat parkir sisi B&Q melalui pagar tanaman, ia lari tepat melewatiku dan menatapku tapi aku tidak tahu apa yang terjadi (hanya topeng dan tas kecil, tak kelihatan ada senjata) kemudian aku lari ke konter beberapa detik,” sambungnya. Ia nelihat  banyak pengujung restoran berhampuran ke luar mencari selamat. “Nggak kebih dari 20 detik setelah pria itu berlari ke dalam polisi baru saja akan memarkir mobilnya di samping jadi kami segera memberi tahu mereka ada pria membawa pisau di dalam,” katanya.  “Polisi ini melakukan pekerjaan yang luar biasa dan saat diremehkan. Tapi mereka punya semua keberanian di balik pekerjaan berisiko yang mereka lakukan,”tulis Tong. Sejatinya, insiden itu terjadi pada  Agustus. Namun departemen merilis video dua hari yang lalu setelah Zachery Ryan dihukum lima tahun penjara pada 24 Oktober. (yp)

Tags:

admin@default.app

Reporter

admin@default.app

Editor