MEGAPOLITAN

Jumat Besok, Perjalanan 3 KRL Commuter Line Dibatalkan

Kamis 24 Okt 2019, 20:39 WIB

JAKARTA – Terkait akan ada penambahan jalur baru di jalur enam, Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jakarta dan Banten, Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan akan melakukan Switch Over (SO) 3 di Stasiun Manggarai, Jumat (25/10/2019). Maka ada pembatalan perjalanan pada 3 perjalan KRL. Siaran pers Kepala Bagian Hukum Ditjen Perkeretaapian Kenterian Perhubungan oleh Yennesi Rosita menyebutkan switch over (SO) dilakukan karena ada penambahan jalur baru di jalur enam. Dengan demikian, jika semula ada delapan jalur, kini menjadi sembilan jalur. SO 3 ini akan dilakukan pada Jumat (25/10/2019) pukul 22.00 hingga Sabtu (26/10/2019) pukul 04.00. Ini berdampak pada pembatalan tiga perjalanan KRL pada Jumat malam. Perjalanan KRL yang dibatalkan adalah : KRL 1249 Relasi Bogor–Jakarta Kota yang berangkat dari Stasiun Bogor pukul 21.47. Kedua KRL 1250 Relasi Jakarta Kota–Bogor berangkat Jakarta Kota pukul 23.45 WIB, dan ketiga KRL 1842 Relasi Jatinegara-Manggarai berangkat Jatinegara pukul 23.00 WIB. "Kami mengimbau agar penumpang mencari alternatif jadwal atau angkutan lain, agar tidak menunggu lama di stasiun," kata Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jakarta dan Banten Rode Paulus G.P di Jakarta, Kamis (24/10/2019). Selain pembatalan tiga perjalanan KA, SO 3 ini akan mengakibatkan perubahan Jalur KA : Semula di Jalur : 1, 2, 3, 4, 5, 8, 9 dan 10, menjadi 1, 2, 3, 4, 5, 6 (jalur baru), 7, 8 dan 9. Sedangkan pengguna jasa kereta Commuter Line tujuan Bogor dilayani pada jalur 5, 6 dan 7. Dijelaskan Rode, penambahan jalur ini dilakukan untuk meningkatkan kapasitas stasiun dan mengurangi antrian Kereta di Staisun Manggarai. Kementerian Perhubungan sedang menyelesaikan pembangunan jalur dwi ganda atau double-double track (DDT) dan berbagai fasilitas antara Manggarai-Jatinegara hingga Cikarang. Pembangunan nantinya jika sudah selesai akan membuat kereta Commuter berfungsi penuh sebagai angkutan umum massal yang selama ini kereta Commuter dan KA jarak jauh berjalan di jalur yang sama sehingga fungsi commuter Jabodetabek belum maksimal. Dengan program pembangunan DDT, kereta Commuter memiliki jalur sendiri dan jumlah penumpang yang akan diangkut dapat bertambah. "Pergerakan orang yang banyak inilah yang perlu diantisipasi dengan menyiapkan berbagai fasilitas prasarana dan daya dukung yang sama-sama kita harapkan," ujar dia. Dibangun 3 Lantai Stasiun Manggarai nantinya akan dibangun menjadi 3 lantai. Lantai dasar dibangun 8 jalur, 6 jalur untuk Commuter Bekasi line dan 2 jalur untuk KA Bandara. Kemudian Lantai 1 untuk pelayanan penumpang dan area komersial dan lantai 2 akan dibangun 10 jalur kereta, 6 jalur untuk KA jarak Jauh dan 4 Jalur untuk commuter Bogor line. Proses pembangunan fasilitas perkeretaapian di Stasiun Manggarai secara masif dioptimalkan untuk mendukung peningkatan pelayanan melalui penambahan frekuensi kereta jarak jauh dan kereta Commuter. Terutama dalam rangka peningkatan jumlah penumpang Commuter untuk target 1,5 juta per hari hingga Tahun 2020. Saat ini Stasiun Manggarai telah melayani pengoperasian KA Bandara, yang diresmikan oleh Menteri Perhubungan pada tanggal 5 Oktober 2019. (dwi)

Tags:

admin@default.app

Reporter

admin@default.app

Editor