JAKARTA – Tampil sebagai tuan rumah Timnas Indonesia babak belur Vietnam dengan skor 1-3, pelatih Simon McMenemy masih sempat memberikan punjian kepada anak asuhnya. Dia bilang, di babak pertama soal pertahanan yang dinilainya masih bagus. Baru kemudian, babak kedua kedodoran. "Kami bermain dengan sangat bagus, 70-80 persen bagus, pertahanan bagus, organisasi juga bagus,” kata McMenemy usai pertandingan kedua tim yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (15/10/2019). Baru kemudian, babak kedua kedodoran. Menurut dia, Yanto Basna dkk kehilangan konsentrasi sejak awal babak kedua sehingga memberikan hadiah gol kepada Vietnam. “Tapi setelah babak kedua, di 10 menit pertama, kami tidak konsentrasi, kami kebobolan, tiga gol hadiah buat Vietnam, tanpa mengurangi rasa respek kepada vietnam, mereka fair play, mereka adalah tim muda dan memiliki pengalaman," ungkap Simon. Lagi-lagi, McMenemy menyoroti masalah konsentrasi, di babak kedua para pemain suah kehilangan konsentrasi, sehingga dimanfaatkan lawan secara jeli. "Kami tahu mereka sudah sering bersama-sama. Kami sudah mengantisipasi corner, kami tahu ke mana bola akan datang, kami sudah jelaskan, mungkin konsentrasi," katanya. Secara keseluruhan, ia mengakui Timnas tertekan sejak awal. Gawang Skuat Merah Putih kebobolan satu gol di babak pertama oleh Do Duy Manh. Ketika memasuki babak kedua Timnas kembali kemasukan, malah dua gol langsung dalam tempo enam menit. Gawang Ridho kemasukan penalti Que Ngoc Hai di menit ke-55 dan gol dari Nguyen Tien Lienh di menit ke-61. Indonesia membalas satu gol melalui Irfan Bachdim. Setelah itu, Timnas tak bisa menambah gol lagi. Dengan hasil ini, Indonesia makin terpuruk setelah menelan kekalahan tiga kali beruntun. (win)
SPORT
Timnas Dihajar 1-3 oleh Vietnam, Pelatih McMenemy Masih Sempat Puji Pemain
Selasa 15 Okt 2019, 23:40 WIB