Oleh Harmoko BERADAB atau tidaknya suatu bangsa, dapat dilihat dari perilaku masyarakatnya, terutama aspek akhlak alias moral atau budi pekerti. Buya HAMKA pun pernah berpesan kepada kita bahwa kemunduran negara tidak akan terjadi kalau tak ada kemunduran budi dan kekusutan jiwa. Maknanya merosotnya budi pekerti dan kekusutan jiwa bisa menjadi pendorong kemunduran suatu bangsa dan negara. Ini dapat dipahami karena budi pekerti dapat dikatakan sebagai cermin ‘kepribadian’ bangsa itu sendiri. Jika budi pekerti masyarakatnya luntur, maka luntur pula kepribadian suatu bangsa. Peran penting budi pekerti sebagai identitas dan budaya bangsa menjadikan para pendiri negeri ini sejak awal sangat konsen menjaga dan berupaya keras melestarikannya. Bung Karno ketika pidato kenegaraan mengumumkan proklamasi kemerdekaan sudah mencentuskan pentingnya kepribadian bangsa. Kemerdekaan ditempuh agar Negara Indonesia menjadi negara yang berdaulat dalam aspek politik, dan mandiri dalam hal ekonomi, dan berkarakter dalam hal sosial budaya. Dapat dipahami karena negeri kita memiliki beragam keunggulan budaya luhur sebagai nilai lebih dibandingkan bangsa - bangsa lain. Nilai lebih inilah yang mestinya dijaga, dipelihara dan ditumbuhkembangkan untuk menangkal derasnya pengaruh negatif budaya asing. Tak bisa kita hindari, di era serba digital ini, pergaulan manusia antarbangsa - antarnegara, dapat dilakukan kapan saja, tanpa sekat, tanpa batasan waktu dan tempat. Kita berharap di era teknologi komunikasi super canggih ini, tidak lantas menjadi pemicu terkikisnya budi pekerti bangsa. Perilaku serba instan,agresif, anarkis, apatis dan korup hendaknya dapat kita hindari. Sebaliknya budi pekerti luhur seperti bersikap jujur, amanah, rendah hati (tawadhu), santun, sabar dan senantiasa bersyukur, wajib kita terapkan dan wariskan hingga ke anak cucu. Tak kalah pentingnya menjaga jangan sampai perilaku "malu" terkikis oleh perkembangan zaman. Malu hendaknya tersemai dalam kalbu untuk mengontrol perilaku sebagaimana pesan moral filsuf Yunani, Plato, bahwa budi pekerti yang tinggi adalah rasa malu terhadap diri sendiri. Rasa malu akan mencegah perilaku yang dapat merugikan orang lain. Selagi masih ada rasa malu, seseorang akan berusaha menjauhkan diri dari perbuatan melanggar norma hukum, agama, sosial dan etika. Itulah budi pekerti luhur yang berperan sebagai filter, penyeimbang keharmonisan hidup bermasyarakat. Budi pekerti harus dibiasakan, diajarkan, dan dikonsistensikan secara terus menerus hingga menjadi budaya. Dilakukan sejak usia dini yang dimulai dari lingkup keluarga sebagai awal pembentukan karakter, hingga masyarakat luas. Negara berkewajiban memfasilitasi, mendanai dan merealisasikan program - program penguatan budi pekerti. Bukankah, membentuk akhlak mulia-budi pekerti luhur merupakan perintah undang - undang sebagaimana tersurat pada pasal 31Undang – Undang Dasar 1945. (*)
Penguatan Budi Pekerti
Kamis 23 Mei 2019, 06:23 WIB
Editor
[email protected] Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
News Update
Sosok Pria Berinisial ANH Siapa? Identitasnya Ramai Dicari usai Terseret Kasus Dugaan Bom Molotov di DPR
Sabtu 13 Jun 2026, 18:13 WIB
JAKARTA RAYA
Sosok Pria di Pinggir Rooftop Gedung saat Aksi Mahasiswa UI Siapa? Video Viral Ini Jadi Sorotan
13 Jun 2026, 16:57 WIB
EKONOMI
BNI Raih 7 Penghargaan Internasional, Perkuat Layanan Transaction Banking
13 Jun 2026, 14:40 WIB
Nasional
Wajib Tahu! Ini Daftar Layanan Kesehatan yang Tidak Dijamin BPJS Kesehatan
13 Jun 2026, 12:56 WIB
OTOMOTIF
Yamaha Luncurkan MX King 150 Prima Pramac Edition di Jakarta Fair 2026, Harga Tembus Rp29,9 Juta
13 Jun 2026, 12:00 WIB
OTOMOTIF
BYD M6 DM Resmi Meluncur di Indonesia, Simak Harga Lengkap dan Keunggulannya
13 Jun 2026, 11:15 WIB
OTOMOTIF
IPONE Ramaikan BBQ Ride 2026 Bandung, Siapkan Merchandise Eksklusif untuk Pengunjung
13 Jun 2026, 10:30 WIB
OTOMOTIF
BBQ Ride 2026 Jadi Ajang Motul Dekat dengan Komunitas Custom Culture, Ada Promo Menarik
13 Jun 2026, 09:59 WIB
EKONOMI
Harga Emas Perhiasan 24K Kembali Menguat Hari Ini 13 Juni 2026, Dijual Mulai Rp2,2 Jutaan
13 Jun 2026, 06:41 WIB
JAKARTA RAYA
Ganjil Genap Puncak Bogor Hari Ini 13 Juni 2026 Ada Atau Tidak? Cek Jadwal One Way
13 Jun 2026, 06:36 WIB
OLAHRAGA
Talenta Muda Indonesia Tembus Semifinal Australian Open 2026, Bukti Pembinaan dan Mental Juara Kian Matang
12 Jun 2026, 23:23 WIB
Nasional
Apa Itu Co-Tutor Digital? Inovasi Pembelajaran ASN yang Membantu Belajar Lebih Efektif
12 Jun 2026, 23:04 WIB
TEKNO
Tecno Pova 8 5G Resmi Meluncur, Usung Baterai 8.000mAh dan Layar 144Hz untuk Pengalaman Gaming Maksimal
12 Jun 2026, 22:48 WIB
JAKARTA RAYA
Mahasiswa Turun ke Jalan, Pengamat Sebut Gerakan Masih jadi Kekuatan yang Diperhitungkan Pemerintah
12 Jun 2026, 22:30 WIB
TEKNO
Update Harga Infinix Juni 2026: GT, Hot, Smart, dan Note Series Lengkap
12 Jun 2026, 20:29 WIB
NEWS
Demo di Bundaran HI, Dishub DKI Alihkan Arus Lalu Lintas Sudirman-Semanggi
12 Jun 2026, 18:40 WIB