Oleh Harmoko BANYAK warga yang menginginkan Pemilihan Presiden 2019 dan juga pemilihan anggota legislatif serta perwakilan daerah segera diselenggarakan, bukan semata- mata ingin pesta demokrasi berlangsung, melainkan agar kita bebas dari waswas terjadi perpecahan. Sebab, terasa perbedaan pilihan juga berdampak pada hubungan antar- anak bangsa. Antar -teman, rekan, kolega, dan bahkan saudara. Semoga setelah pemilihan berlangsung dan pesta demokrasi berlalu, kita bisa kembali "normal," hidup dalam persatuan dan kesatuan sebagaimana sebelumnya. Perbedaan adalah anugerah yang diberikan oleh Tuhan kepada kita umat manusia. Berbeda bukan hanya dalam hal fisik, bentuk wajah, warna kulit, latar belakang budaya, suku dan agama, juga dalam pilihan politik. Hal yang sesungguhnya dijamin di alam demokrasi Pancasila Justru melalui perbedaanlah terbentuk sebuah peradaban umat manusia yang bisa saling menjaga antar-sesama. Akan tetapi, bukan rahasia lagi, sejak penyelenggaraan pemilihan Gubernur DKI Jakarta dan berlanjut hingga pemilihan presiden kini, isu yang sekarang sedang ramai baik di media massa maupun masyarakat Indonesia umumnya, adalah perbedaan pilihan tokoh dan politik, melahirkan tindakan-tindakan dan sikap yang mencederai identitas bangsa Indonesia yang dikenal dengan kemajemukan penduduknya. Sudah lama Indonesia dikenal dengan banyaknya ras, suku, bahasa, dan agama. Indonesia sejak berdiri dan bisa menjadi seperti sekarang bukanlah hasil dari individu atau kelompok tertentu. Tapi dari kesepakatan dan kesadaran bersama. Perbedaan dalam pilihan politik dan tokoh, bila merembet pada sikap intoleransi sesama warga bila berlangsung terus bisa merusak bangunan yang ditinggalkan oleh para Bapak Pendiri Bangsa kita - founding fathers - yakni persatuan dan kesatuan dalam kebhinekaan. Mari kita kembali kepada kesepakatan awal. Bahwa semua pihak telah sepakat Indonesia milik semua ras, suku, bahasa, dan agama. Juga pilihan politik. Anggapan, apalagi keyakinan, bahwa Indonesia berdiri berkat satu kelompok, harus segera dihilangkan. Karena realitanya memang tidak begitu. Sebagaimana diamanatkan pada pembukaan UUD 1945, yaitu ”Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” menjelaskan bahwa semua kalangan memiliki hak dan wewenang sama dalam negara sehingga keadilan sosial dalam amanat UUD akan terlaksana. Asas permusyawaratan harus tetap dikedepankan. Kain tenun dari para perajin Nusantara bisa bernilai jual tinggi karena berkat dari tali yang berbeda warna dirajut menjadi satu yang kemudian jadi kain. Pertikaian akibat perbedaan selama ini telah cukup melelahkan dan menguras emosi semua pihak. Saatnya kini diakhiri dan semua kembali rukun bersatu dengan sesama anak bangsa. Sebagaimana lembaran kain dalam banyak warna dan jalinan benang emas, Indonesia yang dikenal dengan banyaknya ras, suku, bahasa, dan agama harus bisa mengimplementasikan semboyan yang ada. Yaitu “Bhinneka Tunggal Ika” dan “Pancasila.” Semoga perbedaan yang ada di sana-sini bisa dirajut menjadi satu kesatuan menjadi bangsa yang besar dan memiliki warna tersendiri. Mari mewujudkan kembali sebuah persatuan dan kesatuan Indonesia dengan bahu-membahu dalam mempertahankan, mengisi, dan mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan kita sebagai bangsa dalam segala hal. Mari kita menjalin persatuan dan kesatuan untuk Indonesia yang lebih gemilang di masa depan. (*)
Menjalin Persatuan
Senin 08 Apr 2019, 05:05 WIB
Editor
[email protected] Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
News Update
Sosok Pria Berinisial ANH Siapa? Identitasnya Ramai Dicari usai Terseret Kasus Dugaan Bom Molotov di DPR
Sabtu 13 Jun 2026, 18:13 WIB
JAKARTA RAYA
Sosok Pria di Pinggir Rooftop Gedung saat Aksi Mahasiswa UI Siapa? Video Viral Ini Jadi Sorotan
13 Jun 2026, 16:57 WIB
EKONOMI
BNI Raih 7 Penghargaan Internasional, Perkuat Layanan Transaction Banking
13 Jun 2026, 14:40 WIB
Nasional
Wajib Tahu! Ini Daftar Layanan Kesehatan yang Tidak Dijamin BPJS Kesehatan
13 Jun 2026, 12:56 WIB
OTOMOTIF
Yamaha Luncurkan MX King 150 Prima Pramac Edition di Jakarta Fair 2026, Harga Tembus Rp29,9 Juta
13 Jun 2026, 12:00 WIB
OTOMOTIF
BYD M6 DM Resmi Meluncur di Indonesia, Simak Harga Lengkap dan Keunggulannya
13 Jun 2026, 11:15 WIB
OTOMOTIF
IPONE Ramaikan BBQ Ride 2026 Bandung, Siapkan Merchandise Eksklusif untuk Pengunjung
13 Jun 2026, 10:30 WIB
OTOMOTIF
BBQ Ride 2026 Jadi Ajang Motul Dekat dengan Komunitas Custom Culture, Ada Promo Menarik
13 Jun 2026, 09:59 WIB
EKONOMI
Harga Emas Perhiasan 24K Kembali Menguat Hari Ini 13 Juni 2026, Dijual Mulai Rp2,2 Jutaan
13 Jun 2026, 06:41 WIB
JAKARTA RAYA
Ganjil Genap Puncak Bogor Hari Ini 13 Juni 2026 Ada Atau Tidak? Cek Jadwal One Way
13 Jun 2026, 06:36 WIB
OLAHRAGA
Talenta Muda Indonesia Tembus Semifinal Australian Open 2026, Bukti Pembinaan dan Mental Juara Kian Matang
12 Jun 2026, 23:23 WIB
Nasional
Apa Itu Co-Tutor Digital? Inovasi Pembelajaran ASN yang Membantu Belajar Lebih Efektif
12 Jun 2026, 23:04 WIB
TEKNO
Tecno Pova 8 5G Resmi Meluncur, Usung Baterai 8.000mAh dan Layar 144Hz untuk Pengalaman Gaming Maksimal
12 Jun 2026, 22:48 WIB
JAKARTA RAYA
Mahasiswa Turun ke Jalan, Pengamat Sebut Gerakan Masih jadi Kekuatan yang Diperhitungkan Pemerintah
12 Jun 2026, 22:30 WIB
TEKNO
Update Harga Infinix Juni 2026: GT, Hot, Smart, dan Note Series Lengkap
12 Jun 2026, 20:29 WIB
NEWS
Demo di Bundaran HI, Dishub DKI Alihkan Arus Lalu Lintas Sudirman-Semanggi
12 Jun 2026, 18:40 WIB