Oleh Harmoko SERING dikatakan bahwa pendidikan adalah salah satu pelita bangsa. Pendidikan sebagai penentu kemajuan suatu negara. Dengan pendidikan kita dapat melakukan apa saja, termasuk dapat mengubah dunia seperti dikatakan Nelson Mandela. Kita tentu tak asing lagi dengan Nelson Rolihlahla Mandela, revolusioner antiapartheid. Dia pelaku sejarah yang membuktikan bagaimana melalui pendidikan yang ditekuni seseorang dapat mengubah dunia. Mandela tak hanya menjadi Presiden Afrika Selatan antara tahun 1994 sampai 1999. Dia juga penerima “tropi’ perdamaian dunia karena memperjuangkan hak asasi manusia, dan juga dapat “gelar” pejuang antidiskriminasi dengan menghapus politik ras dan warna kulit di negerinya. Perjalanan hidupnya menelorkan beragam goresan “kata mutiara.” Satu di antaranya berbunyi " Education is the most powerful weapon which you can use to change the world.” (Pendidikan merupakan senjata yang paling ampuh yang dapat Anda gunakan untuk mengubah dunia). Maju mundurnya suatu negara ikut ditentukan oleh kualitas pendidikan bangsanya. Kita bisa saksikan kualitas pendidikan di negara maju berbanding lurus dengan kemajuan yang dicapai negeri tersebut. Begitu juga di negara berkembang, kualitas pendidikannya berada pada tahapan sedang berkembang. Boleh jadi cukup lama pada level “berkembang” bilamana kebijakan negara tersebut dalam mengelola pendidikan acap berubah. Sehingga dikenal sebagai negara yang ganti pejabat, ganti kebijakan. Seringkali keputusan penting dalam pendidikan lebih banyak dilakukan birokrasi. Sementara masyarakat pendidik tidak cukup memahami maksud kebijakan baru dalam pendidikan. Akibatnya, anak-anak jadi korban kebijakan yang hanya sekadar coba-coba itu. Kondisi seperti itu perlu lebih serius disikapi oleh pemerintah pusat. Mestinya bukan mengganti kebijakan setiap ganti berganti pejabat, tetapi lebih fokus menyempurnakan atau membenahi sistem pendidikannya. Kalau tiap saat bolak balik ganti kebijakan, lantas kapan memperbaiki sistemnya? Sementara kita tahu, negara-negara lain yang sudah maju pun masih terus berlomba membenahi sistem pendidikannya demi menciptakan generasi-generasi emas yang peka terhadap pembangunan bangsa. Dan mampu memprediksi serta menghadapi perubahan yang terjadi di sekelilingnya. Di negaranya sendiri dan/atau di dunia. Ini harus dapat dipahami dan disadari, karena masa depan selalu sangat kompetitif. Agar dapat bersaing secara kompetitif pula, perlu pendidikan, pengetahuan, keterampilan dan attitude ( sikap perilaku) yang dibutuhkan untuk masa depan. Dengan begitu sistem pendidikan yang diperlukan bukan menyiapkan generasi untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi sekarang, tetapi generasi yang siap memiliki kemampuan menyelesaikan beragam persoalan yang akan terjadi kapan saja. Maknanya ilmu yang diberikan bukan untuk problem solving - problem solution saat ini. Tetapi mencetak lulusan di semua level pendidikan yang siap dan mampu menyongsong kebutuhan pasar kerja masa depan. Ada sejumlah langkah yang harus dilakukan untuk ber¬kom¬petensi di masa depan. Di antaranya memiliki sejumlah kemampuan yakni kemampuan komu¬nikasi, kemampuan berpikir jernih dan kritis, kemampuan mempertimbangkan segi mo¬ral suatu permasalahan, ke¬mampuan menjadi warga negara yang bertanggung jawab, kemampuan mencoba untuk mengerti dan toleran terhadap pandangan yang berbeda, kemampuan hidup dengan masyarakat yang global. Dan tentu saja, yang tidak kalah pentingnya adalah kemampuan menyesuaikan diri dengan lingkungan dan merespons perubahan demi kemajuan. Negara wajib hadir memberikan perlindungan kepada warganya untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas. Memberikan bekal kepada setiap warganya agar memiliki kemampuan berkompetisi di dunia. Kewajiban negara ini sudah terukir secara jelas dan tegas sebagaimana bunyi pasal 31 UUD 1945 yang mengatur pendidikakan nasional mulai dari sistem pendidikan yang perlu dibangun, sistem penganggaran hingga hasil akhirnya membentuk manusia cerdas yang beriman dan bertakwa. Siapa pun presidennya, kewajiban ini harus dijalankan dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab. Karena itu merupakan amanat undang - undang. Sesuai dengan tujuan negara Indonesia yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa. (*)
Kualitas Pendidikan Kita
Kamis 21 Mar 2019, 04:44 WIB
Editor
[email protected] Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
News Update
Sosok Pria Berinisial ANH Siapa? Identitasnya Ramai Dicari usai Terseret Kasus Dugaan Bom Molotov di DPR
Sabtu 13 Jun 2026, 18:13 WIB
JAKARTA RAYA
Sosok Pria di Pinggir Rooftop Gedung saat Aksi Mahasiswa UI Siapa? Video Viral Ini Jadi Sorotan
13 Jun 2026, 16:57 WIB
EKONOMI
BNI Raih 7 Penghargaan Internasional, Perkuat Layanan Transaction Banking
13 Jun 2026, 14:40 WIB
Nasional
Wajib Tahu! Ini Daftar Layanan Kesehatan yang Tidak Dijamin BPJS Kesehatan
13 Jun 2026, 12:56 WIB
OTOMOTIF
Yamaha Luncurkan MX King 150 Prima Pramac Edition di Jakarta Fair 2026, Harga Tembus Rp29,9 Juta
13 Jun 2026, 12:00 WIB
OTOMOTIF
BYD M6 DM Resmi Meluncur di Indonesia, Simak Harga Lengkap dan Keunggulannya
13 Jun 2026, 11:15 WIB
OTOMOTIF
IPONE Ramaikan BBQ Ride 2026 Bandung, Siapkan Merchandise Eksklusif untuk Pengunjung
13 Jun 2026, 10:30 WIB
OTOMOTIF
BBQ Ride 2026 Jadi Ajang Motul Dekat dengan Komunitas Custom Culture, Ada Promo Menarik
13 Jun 2026, 09:59 WIB
EKONOMI
Harga Emas Perhiasan 24K Kembali Menguat Hari Ini 13 Juni 2026, Dijual Mulai Rp2,2 Jutaan
13 Jun 2026, 06:41 WIB
JAKARTA RAYA
Ganjil Genap Puncak Bogor Hari Ini 13 Juni 2026 Ada Atau Tidak? Cek Jadwal One Way
13 Jun 2026, 06:36 WIB
OLAHRAGA
Talenta Muda Indonesia Tembus Semifinal Australian Open 2026, Bukti Pembinaan dan Mental Juara Kian Matang
12 Jun 2026, 23:23 WIB
Nasional
Apa Itu Co-Tutor Digital? Inovasi Pembelajaran ASN yang Membantu Belajar Lebih Efektif
12 Jun 2026, 23:04 WIB
TEKNO
Tecno Pova 8 5G Resmi Meluncur, Usung Baterai 8.000mAh dan Layar 144Hz untuk Pengalaman Gaming Maksimal
12 Jun 2026, 22:48 WIB
JAKARTA RAYA
Mahasiswa Turun ke Jalan, Pengamat Sebut Gerakan Masih jadi Kekuatan yang Diperhitungkan Pemerintah
12 Jun 2026, 22:30 WIB
TEKNO
Update Harga Infinix Juni 2026: GT, Hot, Smart, dan Note Series Lengkap
12 Jun 2026, 20:29 WIB
NEWS
Demo di Bundaran HI, Dishub DKI Alihkan Arus Lalu Lintas Sudirman-Semanggi
12 Jun 2026, 18:40 WIB