JAKARTA – Sebuah tempat belajar didirikan di daerah Kebagusan, Ragunan, Jakarta Selatan untuk anak-anak kalangan marginal.
Tempat ini dikelola oleh sekelompok mahasiswa dan karyawan dari suatu komunitas yang dengan sukarela mengajarkan anak-anak marginal di lingkungan tersebut.
Setiap hari Minggu, anak-anak tersebut datang ke kelas dengan pakaian seadanya, ada juga beberapa yang tidak menggunakan alas kaki. Mereka antusias dengan kedatangan para relawan yang biasa mereka sebut kakak itu.
Kelas yang dimulai pukul 10 pagi ini biasa diawali dengan berdoa bersama. Setelah itu, baru kegiatan belajar mengajar dimulai.
Anak-anak bermain saat jam istirahat kelas.(mo3)
Menurut salah satu relawan, mengajar anak-anak tersebut harus sabar. Karena lingkungan mereka yang kurang baik, tak jarang tingkah dan ucapan anak-anak harus dikoreksi. Apalagi dengan jumlah anak-anak yang cukup banyak.