Oleh H.Harmoko SULIT dipungkiri, problematika kesejahteraan sosial masih menghadang negeri kita.Tidak saja belum tuntasnya masalah kemiskinan, ketelantaran, dan ketertinggalan yang berujung kepada kesenjangan sosial. Juga masalah kebencanaan, kebinekaan dan ketidakadilan. Beragam upaya telah dilakukan pemerintah untuk mengatasi problema sosial tersebut. Secara bertahap sudah membuahkan hasil seperti menurunnya angka kemiskinan. Begitu juga pembangunan infra struktur yang dilakukan secara masif untuk membuka sekat – sekat kesenjangan sosial. Meski begitu kerja keras masih harus dilakukan mengingat masalah kesejahteraan sosial begitu kompleks, menyangkut banyak aspek kehidupan manusia. Maka untuk mengatasinya tidak cukup hanya menggunakan pendekatan ekonomi semata. Pendekatan sosial budaya, dengan menggerakkan kekuatan sosial masyarakat perlu dikemas menjadi satu solusi. Sejarah telah membuktikan bahwa semangat kesetiakawanan sosial mampu mengatasi sejumlah persoalan negeri ini. Bahkan, bangsa Indonesia mencapai kemerdekaan berkat semangat kesetiakawanan sosial yang tinggi. Kegotong-royongan, kebersamaan, dan kekeluargaan seluruh rakyat Indonesia sebagai wujud kesetiakawanan sosial sudah teruji mampu merebut dan mempertahankan kemederkaan di masa pergolakan. Tak heran jika pemerintah terus berusaha memupuk nilai – nilai kesetiakawanan sosial melalui sejumlah peraturan yang dikeluarkan sejak tahun 1958, kemudian diupdate tahun 1976 dan tahun 1983. Tujuannya agar nilai – nilai yang dimaksud terus dikukuhkan serta diaktualkan menghadapi tantangan permanen dari masa ke masa. Tantangan yang dihadapi kini bukan lagi perjuangan secara fisik mengusir penjajah, tapi peperangan menghadapi berbagai masalah sosial yang menimpa bangsa Indonesia. Seiring dengan kemajuan teknologi dan komunikasi, masalah sosial yang dihadapi semakin kompleks. Tidak saja pemenuhan terhadap unsur- unsur kesejahteraan sosial, tapi juga menuntut adanya perhatian khusus terhadap persoalan intoleransi dan fanatisme komunal. Ujaran kebencian, saling menghujat satu dengan yang lain bermunculan di ruang media sosial. Tak jarang menjadi viral melalui messenger. Belum lagi kegaduhan politik yang seolah silih berganti. Menghadapi realitas problema sosial seperti sekarang ini, asanya makin diperlukan kehadiran nilai- nilai kesetiakawanan sosial dalam kehidupan sehari - hari. Kesetiakawanan sosial bisa dijadikan instrumen terciptanya kesejahteraan masyarakat melalui gerakan peduli dan berbagi. Diyakini gerakan ini dapat dilaksanakan secara individu maupun bersama - sama berdasarkan nilai kemanusiaan, kebersamaan, kegotongroyongan dan kekeluargaan. Syaratnya, harus dilakukan secara terencana, terarah dan berkelanjutan. Di sisi lain, kesetiakawanan sosial dapat dikemas sebagai sarana meredakan isu fanatisme kelompok, ujaran kebencian dan saling hujat. Itulah sebabnya makna kesetiakawanan perlu diselaraskan. Kesetiakawanan bukanlah setia kepada kawan atas dasar ikut-ikutan, bukan pula untuk pamer saling menghujat antaranak bangsa melalui media sosial. Perlu kecerdasan dan kebijakan dalam memilih dan memilah informasi berdasarkan kebenaran, bukan pembenaran individu dan kelompok. Perlu kiranya kembali memaknai bahwa kesetiakawanan sosial merupakan nilai, sikap, dan perilaku yang harus dilandasi dengan pengertian, kesadaran, dan tanggung jawab bersama untuk mengatasi dan menanggulangi berbagai masalah sosial secara bersama - sama. Di dalamnya ada proses empati, rasa peduli, rela berkorbam, saling membantu tanpa melihat latar belakang kesukuan, agama, ras, warna kulit, kelompok atau golongan mana pun. Kesetiakawanan sosial diharapkan bisa menjadi gaya hidup. Siapa yang memulai? Jawabnya kita semua. Dimulai dari lingkup terkecil. Memulai dari diri sendiri. Karena individulah yang mengelola ritme kesetiakawanan terhadap diri sendiri maupun kepada orang lain. Jika kesetiakawanan ini sudah berhasil dilakukan dengan baik terhadap diri sendiri, maka kesetiakawanan terhadap sesama manusia akan dapat diselaraskan dengan kehidupan nyata. Insya Allah. (*)
Mari Kita Peduli
Kamis 20 Des 2018, 04:36 WIB
Editor
[email protected] Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
News Update
Sosok Pria Berinisial ANH Siapa? Identitasnya Ramai Dicari usai Terseret Kasus Dugaan Bom Molotov di DPR
Sabtu 13 Jun 2026, 18:13 WIB
JAKARTA RAYA
Sosok Pria di Pinggir Rooftop Gedung saat Aksi Mahasiswa UI Siapa? Video Viral Ini Jadi Sorotan
13 Jun 2026, 16:57 WIB
EKONOMI
BNI Raih 7 Penghargaan Internasional, Perkuat Layanan Transaction Banking
13 Jun 2026, 14:40 WIB
Nasional
Wajib Tahu! Ini Daftar Layanan Kesehatan yang Tidak Dijamin BPJS Kesehatan
13 Jun 2026, 12:56 WIB
OTOMOTIF
Yamaha Luncurkan MX King 150 Prima Pramac Edition di Jakarta Fair 2026, Harga Tembus Rp29,9 Juta
13 Jun 2026, 12:00 WIB
OTOMOTIF
BYD M6 DM Resmi Meluncur di Indonesia, Simak Harga Lengkap dan Keunggulannya
13 Jun 2026, 11:15 WIB
OTOMOTIF
IPONE Ramaikan BBQ Ride 2026 Bandung, Siapkan Merchandise Eksklusif untuk Pengunjung
13 Jun 2026, 10:30 WIB
OTOMOTIF
BBQ Ride 2026 Jadi Ajang Motul Dekat dengan Komunitas Custom Culture, Ada Promo Menarik
13 Jun 2026, 09:59 WIB
EKONOMI
Harga Emas Perhiasan 24K Kembali Menguat Hari Ini 13 Juni 2026, Dijual Mulai Rp2,2 Jutaan
13 Jun 2026, 06:41 WIB
JAKARTA RAYA
Ganjil Genap Puncak Bogor Hari Ini 13 Juni 2026 Ada Atau Tidak? Cek Jadwal One Way
13 Jun 2026, 06:36 WIB
OLAHRAGA
Talenta Muda Indonesia Tembus Semifinal Australian Open 2026, Bukti Pembinaan dan Mental Juara Kian Matang
12 Jun 2026, 23:23 WIB
Nasional
Apa Itu Co-Tutor Digital? Inovasi Pembelajaran ASN yang Membantu Belajar Lebih Efektif
12 Jun 2026, 23:04 WIB
TEKNO
Tecno Pova 8 5G Resmi Meluncur, Usung Baterai 8.000mAh dan Layar 144Hz untuk Pengalaman Gaming Maksimal
12 Jun 2026, 22:48 WIB
JAKARTA RAYA
Mahasiswa Turun ke Jalan, Pengamat Sebut Gerakan Masih jadi Kekuatan yang Diperhitungkan Pemerintah
12 Jun 2026, 22:30 WIB
TEKNO
Update Harga Infinix Juni 2026: GT, Hot, Smart, dan Note Series Lengkap
12 Jun 2026, 20:29 WIB
NEWS
Demo di Bundaran HI, Dishub DKI Alihkan Arus Lalu Lintas Sudirman-Semanggi
12 Jun 2026, 18:40 WIB