JAKARTA - Mabes Polri mengusut kasus pengerusakan sejumlah bendera dan baliho yang terpasang di Pekanbaru, Riau pada Sabtu (15/12) malam. Pihak kepolisian berjanji bekerja secara profesional untuk mengusut kasus tersebut. "Sudah ada temuannya dari Polres Riau dan Pekanbaru. Semuanya akan diselidiki secara profesional," kata Karo Penmas Div Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, Senin (17/12). Selain itu juga akan menyelidiki apakah dalam pengerusakan tersebut terdapat unsur pidana atau tidak. "Kalau masuk dalam tindak pidana Pemilu, hal tersebut akan ditangani langsung oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Republik Indonesia," ucapnya. Dedi mengatakan terdapat dua kasus menyangkut perusakan baliho Partai Demokrat. Pemeriksaan lebih lanjut akan dilakukan secara seimbang. "Ada dua kasus dan semuanya akan diperiksa secara equal dalam posisi yang sama," tukasnya. Dalam kasus ini, Partai Demokrat telah melaporkan tindak perusakan baliho partainya ke polisi. Tak hanya itu, Demokrat juga berencana melapor ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Satu tersangka perusakan bendera dan baliho Demokrat sudah diamankan polisi. Baliho tersebut berisi ucapan selamat datang kepada Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat berkunjung ke Pekan Baru, Riau. (ilham/b)
Mabes Polri Ikut Usut Pengerusakan Atribut Kampanye Demokrat
Senin 17 Des 2018, 17:11 WIB
Editor
[email protected] Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
Berita Terkait
News Update
JAKARTA RAYA
Tekan Pengangguran di Tangerang, Program Poliran Salurkan Tenaga Kerja Terlatih ke Industri
Nasional
Capaian UHC 98,2 Persen, BPJS Kesehatan Apresiasi Pemda dan Perusahaan di Satya JKN Awards 2026
JAKARTA RAYA
Hendak Kabur ke Sumatra, Pelaku Penyiraman Air Keras di Cikupa Ditangkap di Pelabuhan Merak
JAKARTA RAYA
Pramono Anung Siapkan Pasar Baru jadi Pusat Kuliner 24 Jam Ala Myeongdong Korea Selatan