Oleh H. Harmoko ADA suatu masa ketika masyarakat di Jawa digolongkan dan dipisahkan dalam tiga kelompok, yakni Abangan, Santri dan Priyayi. Yang menggolongkan itu adalah Clifford Gerts serang antropolog berpengaruh, lewat bukunya, ‘The Religion of Java’ – yang bertahun- tahun menjadi rujukan para akademisi dan mahasiswa ilmu sosial di seluruh dunia. Kini kategorisasi tiga kelompok itu, tidak relevan dengan perkembangan modern, perkembangan zaman ini, karena ketiganya sudah membaur sebegitu rupa Para priyayi yang identik dengan orang- orang yang dekat dengan kraton, kaum Ambtenaar alias pejabat dan pegawai pemerintah, sudah terjun ke bisnis, mengembangkan jiwa wira usaha dan sebagianya menjadi santri Para santri tak lagi hanya memikirkan dakwah, “mempromosikan” surga dan nilai- nilai keilahian semata, melainkan juga mengincar kedudukan eksekutif dan legislatif, menjadi ambtenaar. Sedangkan kaum abangan melakukan semuanya, dia menjadi petani, pedagang, meningkatkan pendidikan sehingga bisa menembus eksekutif sebagai ambtenaar dan mendalami agama, ikut pengajian, pergi haji, yang selama ini menjadi kegiatan rutin dan obsesi kaum santri. Khusus membahas kaum santri, kini mereka tidak terkucil dan termarjinalkan. Modernisasi pendidikan telah melahirkan tokoh-tokoh kaliber nasional dan internasional. K.H. Hasyim Asy’ari, Abdul Wahid Hasyim, M. Natsir, HAMKA, KH Idham Khalid, Nurcholis Madjid. Bahkan Kyai Haji Abdurrahman Wahid alias Gus Dur menjadi pemimpin negeri ini. Tokoh -tokoh ini telah menyadarkan kita semua pada potensi santri dan intelektual di pesantren serta potensi kepemimpinan mereka, serta sumbangan besar mereka bagi negeri. Dalam masa awal terbangunnya negeri ini, ada peran penting para ulama bersama para santrinya berjuang membela negara dari ancaman penjajah sesuai ajaran dan anjuran agamanya. Ulama Indonesia sangat jelas perannya dalam merencanakan dan memperjuangkan kemerdekaan. Tujuh puluh tiga tahun kemerdekaan bangsa ini, peran ulama sebagai pejuang kemerdekaan dan pembangunan mendapatkan pengakuannya, dengan terwujudnya “Hari Santri Nasional.” Ketika kehidupan santri larut dalam kehidupan masyarakat umumnya – tak lagi terpisah dan terisolasi sebagaimana masa lalu – sebagai kaum sarungan dan kerudung, maka menjadi momentum tepat untuk meningkatkan peran santri dalam pembangunan nasional. Penampilan sarungan dan kerudung pun sudah termodifikasi dan menjadi trend mode. Juga jiwa santri dalam kehidupan bangsa. “Hari Santri” tak lagi milik organisasi masyarakat tertentu. Hari santri kini menjadi milik semua bangsa Indonesia. Menyambut “Hari Santri” tanggal 22 Oktober tahun 2018 ini, mari kita memaknai hakikat hari santri lebih luas dan bermakna. Bahwa sesuai sila pertama, Ketuhanan yang Maha Esa, dengan segala perintah dan pengalamannya, hakekat santri bisa diperluas bagi semua pemeluk agama. Bukan muslim semata. Mementum hari santri ini adalah momentum kita memperbaharui komitmen, apakah Anda terlahir sebagai abangan ataupun priyayi – terlebih-lebih lahir dari keluarga santri - Anda semua akan menjadi santri bagi kehidupan. *
SANTRI KEHIDUPAN
Senin 22 Okt 2018, 08:30 WIB
Editor
[email protected] Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
News Update
Sosok Pria Berinisial ANH Siapa? Identitasnya Ramai Dicari usai Terseret Kasus Dugaan Bom Molotov di DPR
Sabtu 13 Jun 2026, 18:13 WIB
JAKARTA RAYA
Sosok Pria di Pinggir Rooftop Gedung saat Aksi Mahasiswa UI Siapa? Video Viral Ini Jadi Sorotan
13 Jun 2026, 16:57 WIB
EKONOMI
BNI Raih 7 Penghargaan Internasional, Perkuat Layanan Transaction Banking
13 Jun 2026, 14:40 WIB
Nasional
Wajib Tahu! Ini Daftar Layanan Kesehatan yang Tidak Dijamin BPJS Kesehatan
13 Jun 2026, 12:56 WIB
OTOMOTIF
Yamaha Luncurkan MX King 150 Prima Pramac Edition di Jakarta Fair 2026, Harga Tembus Rp29,9 Juta
13 Jun 2026, 12:00 WIB
OTOMOTIF
BYD M6 DM Resmi Meluncur di Indonesia, Simak Harga Lengkap dan Keunggulannya
13 Jun 2026, 11:15 WIB
OTOMOTIF
IPONE Ramaikan BBQ Ride 2026 Bandung, Siapkan Merchandise Eksklusif untuk Pengunjung
13 Jun 2026, 10:30 WIB
OTOMOTIF
BBQ Ride 2026 Jadi Ajang Motul Dekat dengan Komunitas Custom Culture, Ada Promo Menarik
13 Jun 2026, 09:59 WIB
EKONOMI
Harga Emas Perhiasan 24K Kembali Menguat Hari Ini 13 Juni 2026, Dijual Mulai Rp2,2 Jutaan
13 Jun 2026, 06:41 WIB
JAKARTA RAYA
Ganjil Genap Puncak Bogor Hari Ini 13 Juni 2026 Ada Atau Tidak? Cek Jadwal One Way
13 Jun 2026, 06:36 WIB
OLAHRAGA
Talenta Muda Indonesia Tembus Semifinal Australian Open 2026, Bukti Pembinaan dan Mental Juara Kian Matang
12 Jun 2026, 23:23 WIB
Nasional
Apa Itu Co-Tutor Digital? Inovasi Pembelajaran ASN yang Membantu Belajar Lebih Efektif
12 Jun 2026, 23:04 WIB
TEKNO
Tecno Pova 8 5G Resmi Meluncur, Usung Baterai 8.000mAh dan Layar 144Hz untuk Pengalaman Gaming Maksimal
12 Jun 2026, 22:48 WIB
JAKARTA RAYA
Mahasiswa Turun ke Jalan, Pengamat Sebut Gerakan Masih jadi Kekuatan yang Diperhitungkan Pemerintah
12 Jun 2026, 22:30 WIB
TEKNO
Update Harga Infinix Juni 2026: GT, Hot, Smart, dan Note Series Lengkap
12 Jun 2026, 20:29 WIB
NEWS
Demo di Bundaran HI, Dishub DKI Alihkan Arus Lalu Lintas Sudirman-Semanggi
12 Jun 2026, 18:40 WIB