JAKARTA – Pernah merasakan duka akibt tsunami, sejumlah relawan dan komunitas korban Tsunami Nanggroe Aceh Darussalam menggalang dana bantuan bagi warga terkena musibah di Palu dan Donggala, Rabu (3/9/2018) Bencana alam itu terjadi di Provinsi Sulawesi Tengah, pada Jumat (28/9/2018) kemarin. Sebanyak empat kota/kabupaten, yaitu Kota Palu, Kabupaten Donggala, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Parigi Moutong, luluh lantak akibat peristiwa tersebut. Yayasan Sosial The Atjeh Connection Foundation ikut bergerak untuk membantu. Founder The Atjeh Connection Foundation Amir Faisal, mengatakan bencana di Sulteng, mengingatkan tragedi di Aceh 14 tahun silam. Atas dasar kepedulian terhadap sesama, Amir Faisal mengumpulkan bantuan untuk korban bencana alam di Sulawesi Tengah dan menerjunkan sekitar lima orang relawan. Sebanyak tiga orang relawan sudah berangkat, pada Sabtu pekan lalu sebagai tim advance. "Kami memiliki delapan orang tim setiap minggunya akan bergantian, jadi pengalaman di Aceh berbeda Kondisi Sulawesi Tengah. Jadi kalau banyak korban di Aceh itu hanya karena tsunami. Kalau di Palu ini tsunami adan juga gempa. Kami melihat muncul lumpur tiba-tiba. Ini kasus berbeda dengan di Aceh," ujar Amir dalam jumpa persnya di Jakarta, Rabu (3/10/2018). Pihaknya bergerak mengumpulkan bantuan berupa uang tunai dan bahan keperluan pokok bagi warga terdampak bencana. Adapun, uang tunai senilai Rp 120 juta dan bahan bantuan seberat 700 kg telah terkumpul. "Untuk lokasi dari beberapa tim Advance yang sudah di wilayah Kabupaten Sigi, warga masih sangat butuh bantuan karena disana aksesnya sulit. Kami akan buka Posko menjadi tempat tujuan pemberian bantuan. Bantuan sudah dikirim Selasa (2/10) malam, seperti alat penyaring air, popok bayi, makanan instan, dan air minum.”Kami juga akan selalu ikuti perkembangan kebutuhan warga disana karena tim Relawan sudah disana," tuturnya. Ia menilai situasi tidak kondusif disana wajar. "Menurut saya itu mungkin saja terjadi, tetapi ketika orang tidak mempunyai apa-apa yang pasti orang akan bertahan hidup. Kami tidak bisa menjudge penjarahan salah, belum tahu juga karena dalam posisi tertentu emosional orang akan bangkit," katanya. (adji/tri)
Nasional
Pernah Rasakan Duka Tsunami , The Atjeh Connection Foundation Kirim Relawan dan Bantuan
Rabu 03 Okt 2018, 09:35 WIB