Siap-siaplah Pekan Depan Pendatang Baru di Jakarta Bakal Dirazia

Rabu 04 Jul 2018, 05:52 WIB

JAKARTA – Pada hasil Selasa (10/7/2018) pekan depan, Pemprov DKI Jakarta melakukan operasi kependudukan (biduk). Sasarannya adalah pemukiman yang berdekatan dengan kawasan industri atau niaga dan serta apartemen. Diperkirakan julah pendatang baru tidak lebih 69 ribu. Turun dibanding tahun sebelumnya mencapai 70 ribu orang. Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta Edison Sianturi mengatakan operasi biduk tersebut hanya bersifat pendataan. Ia mengatakan, aparat akan melayani pendatang dengan baik. Mereka diminta membawa surat-surat yang diperlukan untuk pindah. "Supaya mereka tidak terlantar di Jakarta harus membawa BPJS, KTP, surat keterangan jalan dan surat pindah," katanya. Edison menyebutkan sasarannya adalah kos-kosan dan apartemen. “Biduk ini untuk mendata pendatang, sasarannya kos-kosan, kontrakan, apartemen dan tempat-tempat lainnya,” ujarnya, Selasa (3/7). Dijelaskan Edison, berdasarkan data dari Disdukcapil total arus mudik sebanyak 5.865.207 dengan rincian mudik menggunakan bus sebanyak 287.598, kereta api 316.597, kapal 15.379, mobil 3.998.075, motor 515.544 dan udara 732.014 orang. Sedangkan total arus balik sebanyak 5.934.686 dengan rincian menggunakan bus 292.868, kereta api 551.479, kapal 13.658, mobil 3.940.676, motor 501.302, dan udara 634.703 orang. (john/b)


News Update