MEDAN - Hingga hari ke-13 pencarian, belum ada jasad korban KM Sinar Bangun yang tenggelam di perairan Danaut Toba, Senin (18/6) lalu yang ditemukan . Malah, robot Remotely Operated Vehicle (ROV) milik Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menyangkut di dasar danau saat merekam kondisi jasad korban penumpang KM Sinar Bangun. “Basarnas masih akan mendatangkan alat Remotely Operated Vehicle (ROV) yang lebih canggih. Robot ROV terlilit di dasar danau,”kata Direktur Operasional Basarnas, Brigjen Bambang Suryo Aji, Sabtu (30/6). Disebutkan Bambang, untuk langkah selanjutnya akan didatangkan kembali ROV yang memiliki tangan untuk memotong bangkai kapal sekaligus untuk mengangkat mayat korban hilang KM Sinar Bangun. Bambang menegaskan bahwa bangkai kapal belum ditemukan. Namun, robot ROV menemukan jasad dan benda-benda kapal. Seperti diberitakan tim gabungan masih melakukan pencarian terhadap 164 korban penumpang KM Sinar Bangun. Tiga orang meninggal dan 21 korban selamat termasuk nakhoda dan 2 ABK. (samosir/b)
Kriminal
Robot ROV Tersangkut di Dasar Danau Toba
Sabtu 30 Jun 2018, 19:40 WIB