Oleh Harmoko KITA bisa menangkap kekesalan berbagai pihak atas lambannya penyelesaian Undang Undang Antiterorisme di DPR RI. Teroris menyerang di mana-mana, sedangkan jajaran polisi hanya bertahan. Dan TNI hanya bisa duduk di tribun penonton. Meski bisa mendeteksi dini, tahu di mana persembunyian mereka, polisi tak bisa menindak, main tangkap dan periksa - karena dibelenggu oleh Undang undang. Tindakan baru boleh dilakukan bila teroris sudah melakukan penyerangan. Teroris teroris yang belum beraksi itu ada di sekitar kita, aman. Ada petinggi intelejen menyebut, mereka veteran Suriah yang ‘link up’ ke ISIS, dan organisasi teroris lokal. Dan mereka aman. Karena undang undang melarang polisi menyentuhnya. Dan meski TNI kita punya pasukan elite, istimewa, terlatih, berfasilitas lengkap, tapi hanya bisa duduk di bangku penonton, ketika teroris bebas ngebom di sana sini. Mereka telah terlatihan dan disumpah untuk membela Tanah Air, akan tetapi tidak bisa bertindak, karena undang undang. Penanggungjawab keamanan sipil adalah polisi. Tugas tentara melindungi ancaman dari negara lain. Bukan menindak teroris lokal, begitulah aturan dan undang undangnya. Bahkan ada yang menyebut, Undang Undang Antiteroris kita terlemah di dunia. Jadi, silakan teroris menyerang terus, lalu polisi akan membalasnya. Polisi hanya menunggu, yang entah kapan waktunya. Bergantung pada momentum dan ‘mood’ teroris. Bukan melumpuhkan mereka, sebelum melakukan tindakan pemboman dan aksi keji lainnya. Kurang lebihnya begitu. Di media sosial, beredar foto polisi tidur bertumpukan di truk. Bahkan ada yang tidur sambil duduk. Kita lihat wajah wajah polisi begitu capek. Kasihan. Tugas mereka rangkap, menjaga kantibmas: keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus menangkal terorisme. Berdiri di gardu bukan lagi simbol. Benar benar garda depan, sekaligus target pelintas yang bisa jadi teroris yang sudah lama mengincarnya. Sungguh berat. LALU PRESIDEN membuat terobosan, menurunkan tim gabungan. Sebagai kepala negara dia juga panglima perang dan dia melakukan haknya, menyatakan perang pada teroris. Hal yang seharusnya dilakukan. Teroris sungguh meresahkan. Korbannya selalu saja warga yang tidak berdosa. Baik orangtua maupun anak-anak. Orang yang sedang beribadah, pelintas yang kebetulan ada di lokasi. Orang orang yang terpanggil untuk melindungi tindakan ekstrim dan menghadang pelaku. Petugas yang berjaga. Mereka semua menjadi korbannya. Dalam kasus Surabaya, yang tidak bersalah bertambah, yaitu pelakunya sendiri. Anak anak tak berdosa, yang diajak oleh orangtuanya yang telah terpapar paham radikalisme. Sungguh mengerikan. Dari sisi politik dan ekonomi, terorisme berdampak sangat negatif. Kepercayaan masyarakat kepada aparat dan pemerintah melemah. Kepercayaan dunia menurun. Melemahnya dunia usaha, investor asing, dan lainnya. Travel warning merebak. Program kunjungan wisata kena dampaknya. Sedangkan politisi di Senayan, belum serempak pendapatnya tentang terorisme. BELAJAR dari kemajuan negara negara lain, maka parameter kemajuan suatu negara bisa dilihat dari penegakan hukumnya. Makin tegas suatu negara, maka makin maju negaranya. Tegas tidak berarti menyeramkan. “Jangan samakan aparat di sini sama dengan di Indonesia. Di sini nggak bisa disogok, “ begitulah percakapan dengan warga kita di luar negeri, saat kita bertandang ke sana. Banyak warga kita di luar negeri betah di negara barunya dan membandingkan dengan tanah air, karena keteraturannya, ketertibannya, karena kebersihannya. Dan untuk mendapatkan semua itu adalah penegakan hukum. Maka sungguh penting penegakan hukum itu. Dalam memberantas korupsi, Bapak China Modern, Deng Xiao Ping, menyampaikan suatu tamsil menarik; “Tak penting kucingnya berwarna hitam atau putih. Yang penting bisa menangkap tikus! ”. Bagi rakyat yang dicekam oleh aksi aksi teroris, tak penting siapa yang menangkap pelaku terorisme: apakah Densus, Paskhas, DenJaka atau Kopassus, yang penting teroris dilumpuhkan, dilemahkan, tak ada gangguan keamanan di tengah masyarakat. Sehingga semua warganegara bebas beribadah tanpa penjagaan, kapan saja. Saya kira kita sepakat itu. ***
TIM GABUNGAN UNTUK MEMBURU TERORISME
Senin 21 Mei 2018, 06:03 WIB
Editor
[email protected] Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
News Update
Sosok Pria Berinisial ANH Siapa? Identitasnya Ramai Dicari usai Terseret Kasus Dugaan Bom Molotov di DPR
Sabtu 13 Jun 2026, 18:13 WIB
JAKARTA RAYA
Sosok Pria di Pinggir Rooftop Gedung saat Aksi Mahasiswa UI Siapa? Video Viral Ini Jadi Sorotan
13 Jun 2026, 16:57 WIB
EKONOMI
BNI Raih 7 Penghargaan Internasional, Perkuat Layanan Transaction Banking
13 Jun 2026, 14:40 WIB
Nasional
Wajib Tahu! Ini Daftar Layanan Kesehatan yang Tidak Dijamin BPJS Kesehatan
13 Jun 2026, 12:56 WIB
OTOMOTIF
Yamaha Luncurkan MX King 150 Prima Pramac Edition di Jakarta Fair 2026, Harga Tembus Rp29,9 Juta
13 Jun 2026, 12:00 WIB
OTOMOTIF
BYD M6 DM Resmi Meluncur di Indonesia, Simak Harga Lengkap dan Keunggulannya
13 Jun 2026, 11:15 WIB
OTOMOTIF
IPONE Ramaikan BBQ Ride 2026 Bandung, Siapkan Merchandise Eksklusif untuk Pengunjung
13 Jun 2026, 10:30 WIB
OTOMOTIF
BBQ Ride 2026 Jadi Ajang Motul Dekat dengan Komunitas Custom Culture, Ada Promo Menarik
13 Jun 2026, 09:59 WIB
EKONOMI
Harga Emas Perhiasan 24K Kembali Menguat Hari Ini 13 Juni 2026, Dijual Mulai Rp2,2 Jutaan
13 Jun 2026, 06:41 WIB
JAKARTA RAYA
Ganjil Genap Puncak Bogor Hari Ini 13 Juni 2026 Ada Atau Tidak? Cek Jadwal One Way
13 Jun 2026, 06:36 WIB
OLAHRAGA
Talenta Muda Indonesia Tembus Semifinal Australian Open 2026, Bukti Pembinaan dan Mental Juara Kian Matang
12 Jun 2026, 23:23 WIB
Nasional
Apa Itu Co-Tutor Digital? Inovasi Pembelajaran ASN yang Membantu Belajar Lebih Efektif
12 Jun 2026, 23:04 WIB
TEKNO
Tecno Pova 8 5G Resmi Meluncur, Usung Baterai 8.000mAh dan Layar 144Hz untuk Pengalaman Gaming Maksimal
12 Jun 2026, 22:48 WIB
JAKARTA RAYA
Mahasiswa Turun ke Jalan, Pengamat Sebut Gerakan Masih jadi Kekuatan yang Diperhitungkan Pemerintah
12 Jun 2026, 22:30 WIB
TEKNO
Update Harga Infinix Juni 2026: GT, Hot, Smart, dan Note Series Lengkap
12 Jun 2026, 20:29 WIB
NEWS
Demo di Bundaran HI, Dishub DKI Alihkan Arus Lalu Lintas Sudirman-Semanggi
12 Jun 2026, 18:40 WIB