JAKARTA - Nafsu birahi ketiga perampok ini muncul ketika melihat korbannya menggunakan daster mini dan sedikit transparan serta tak menggunakan BH alias bra. Akibatnya, sebelum menjarah harta milik Sales Promotion Girl (SPG) di kamar kosnya, pelaku memperkosa korban sembilan kali secara bergantian. Menurut polisi tersangka Kuskus, Sahroyadi, dan Roy tega memperkosa HD, 27, di tempat kosnya di kawasan Pinang Ranti, Makasar, Jakarta Timur. Wanita yang bekerja sebagai SPG di salah satu mall di Jakarta Timur, digilir pelaku masing-masing tiga kali. Kapolsek Makasar, Kompol Nurdin A Rahman, mengatakan, peristiwa itu terjadi saat korban yang baru pulang kerja langsung masuk kamar sekitar pukul 21.00. Karena merasa lelah setelah seharian bekerja di sebuah mall, ia memutuskan membersihkan diri. "Setelah itu, korban tiduran di kasur sambil main handphone," katanya, Rabu (14/3). Saat tengah bermain handphone, kata Kapolsek, korban sedikit merasa gerah dan membuka sedikit pintu kamarnya. Namun, kondisi itu membuat ia sedikit terlelap dan tak sadar kalau pintu kamarnya belum ditutup rapat. "Atas hal itu, mengundang pelaku yang melihat pintu kamar korban yang tak tertutup rapat," tambah Nurdin. Kuskus dan dua rekannya yang tadinya berniat menjarah harta pelaku, namun, karena melihat korban tidur menggunakan daster mini dan tak menggunakan bra, mengundang birahi para pelaku. "Korban langsung disekap dan diperkosa oleh pelaku secara bergantian," tuturnya. Korban tak bisa berbuat banyak karena saat itu lehernya ditempel pisau dan mulutnya disumpal celana dalam korban. "Kala itu pelaku berucap kalau teriak akan dibunuh dengan pisau yang menempel di lehernya," papar Kapolsek. Usai menggagahi korban, tambah Kapolsek, pelaku membawa kabur handphone, cincin emas, ATM dan uang tunai senilai Rp.250 ribu milik korban. "Usai kejadian itu, korban langsung berteriak dan minta tolong ke tetangganya yang langsung membawanya ke kantor polisi," ungkapnya. Awalnya kata Kapolsek Nurdin pihaknya cukup kesulitan untuk meringkus pelaku. Pasalnya kasus tersebut sudah bergulir sejak setahun yang lalu, namun beruntung akhirnya pelaku dapat ditangkap. "Pelaku kerap kali perpindah-pindah sehingga menyulitkan petugas untuk melakukan penangkapan," ujarnya. Nurdin menyebut, Kuskus diringkus di tempat persembunyiannya. Sementara Sahroyadi, ditangkap terlebih dahulu atas kasus narkotika. "Kami masih memburu satu pelaku lain atas nama Roi," pungkasnya. (Ifand)
Kriminal
Tidur Tidak Pakai Bra, SPG Diperkosa Tiga Perampok
Rabu 14 Mar 2018, 19:20 WIB