DEPOK - Perjuangan yang ditempuh R.Agus Setiawan,28, untuk dapat bisa bertemu dengan Tim Khusus Penjaga Gangguan dan Anti Kerusuhan (Timsus Jaguar) Polresta Depok luar biasa dan dia nekat berjalan kaki dari kampung Lamongan, Jawa Timur.
Tidak ada yang menyangka hanya berbekal membawa uang Rp. 30 ribu , Agus, meminta doa restu sang bibi di kampung asal Lamongan, Jawa Timur berangkat ke Depok untuk mencari anggota Jaguar.
Cerita petualangan pemuda selama di perjalanan hanya memakan mie kremes dan istirahat jika masuk waktu solat di masjid sepanjang jalan. Selain itu beberapa pengalaman yang didapatkan di jalan Agus, kerap mendapat cemohan orang-orang dan dianggap gila atas kegigihannya untuk bisa mengetahui Jaguar itu benar ada.
"Kalau di kampung karena tidak punya TV di rumah bibi selalu nonton di rumah tetangga dan tidak sampai habis setiap acara Jaguar di TV. Kalau sama temen harus bayar isi kuota paket Rp.10 ribu untuk bisa nonton Jaguar di HP," ujar Agus didampingi Katim Jaguar Polresta Depok Iptu Winam Agus di markas Jaguar di Polresta Depok, Selasa (6/3/2018) siang.
Pemuda berbadan kurus ini mengaku kecintaannya terhadap Tim Jaguar karena menganggap sebagai polisi yang hebat dan tidak takut dengan penjahat."Banyak polisi tapi tidak banyak dan hebat seperti Tim Jaguar. Setiap beraksi di film selalu melawan pelaku kejahatan, balap liar , serta anak tawuran,"katanya.
Agus yang merupakan yatim piatu dan tinggal hanya bersama seorang bibinya di kampung ini mengaku senang dan bangga telah dapat ketemu sama Tim Jaguar Polresta Depok langsung.
"Meski tidak lama bersama anggota Jaguar, tetap bahagia bisa ketemu sama anggota Jaguar dan Katim Jaguar Polresta Depok Iptu Winam Agus,"ungkapnya.
Dari pertemuan yang singkat hanya sekitar 2 - 3 jam dengan Jaguar, Agus berharap tim elit Polres Depok itu tetap dapat menjalankan tugas menjadi pelindung masyarakat dari segala gangguan kejahatan.
"Pada bulan Juni nanti semoga Tim Jaguar bisa hadir ke acara pernikahan kami di Lamongan. Membuktikan kepada warga kampung kalau apa yang ada di TV itu benar apa adanya bukan rekayasa dalam film aja,"tambahnya.
Katim Jaguar Iptu Winam Agus mengatakan pihaknya merasa terharu mendengar cerita Agus selama 16 hari berjalan kaki dari Lamongan, untuk bisa bertemu langsung Jaguar di Polresta Depok.
"Meski sempat diolok dan dianggap orang gila Agus tidak peduli dan pantang menyerah untuk bisa ketemu Jaguar,"katanya.
Mantan Kapospol Pelni Sukmajaya ini mengaku selama bertandang ke markas Jaguar, disambut dengan berfoto bersama, memegang senjata slayer standar Jaguar, sekaligus memberikan cindramata berupa topi , kaos, dan gelang eklusif Jaguar Polresta Depok,"tambahnya.
Meski diberikan bekal untuk pulang kembali ke Lamongan, IPTU Winam Agus, atas keinginan dari Agus sendiri memutuskan untuk pulang ke Lamongan dengan berjalan kaki lagi.
"Sewaktu ke Polres Agus kerap diremehkan bahkan dianggap orang gila untuk bisa ketemu dengan Jaguar. Karena itu Agus ingin membuktikan apa yang telah ditemuinya bahwa Jaguar ada dan bukan rekayasa terhadap warga yang meremehkannya tersebut,"tutupnya. (Angga/b)
Kriminal
16 Hari Berjalan Kaki dari Lamongan Ingin Bertemu Jaguar Polres Depok
Selasa 06 Mar 2018, 20:55 WIB