MEGAPOLITAN

Jelang Imlek, Penjual Ikan Bandeng Marak di Glodok

Senin 12 Feb 2018, 07:44 WIB

JAKARTA - Lima hari jelang Imlek, penjualan ikan bandeng di Jalan Petak Sembilan, Glodok, Jakarta Barat mulai marak. Momen ini dimanfaatkan pedagang dengan menyiapkan modal tambahan dan berharap bisa meraup untung melimpah. "Ibarat panen sekali setahun lantaran ikan bandeng menjadi ikon saat Imlek. Moga-moga tahun ini sukses besar," kata Jazuli,31, pedagang ikan bandeng yang berjualan di Jalan Petak Sembilan. Jazuli mengaku momen Imlek menjadi peluang emas bagi kalangan pedagang ikan basah untuk menanggok untung. Meski memang modal yang dikeluarkan juga meningkat. Pasalnya jelang Imlek, pasaran ikan bandeng dan ikan basah di Muara Angke, Jakarta Utara pada umumnya adu balap harga. Ikan bandeng misalnya jika hari biasa di bandrol dengan harga Rp30 ribu/kg kini melesat menjadi Rp50 ribu/kg. Untuk yang kualitas super bisa dijual dengan harga modal Rp65 ribu/kg. Sedangkan ikan basah lainnya ikut-ikutan naik. Misalnya saja ikan kue kini dijual Rp50 ribu/kg dari biasanya Rp40 ribu/kg dan udang naik Rp30 ribu/kg menjadi Rp120 ribu/kg. Berdasarkan pengalaman setiap tahun jelang Imlek harga ikan bandeng meroket, Jazuli harus mengeluarkan ekstra modal berkisar Rp30 juta. Dari modal tersebut ia berharap bisa mendulang laba hingga 50 persen lebih. "Berjualan ikan bandeng jelang Imlek memang menggiurkan karena untung bisa lebih 50 persen dari modal. Tapi capenya itu kerja nonstop dan modal tambahan untuk beli es batu yang banyak supaya ikan selalu segar," ungkapnya seraya melayani pembeli. Lulusan SMP di Pandeglang ini mengaku berjualan ikan basah secara turun menurun dari orangtua. Sebagian pembelinya merupakan pelanggan lama. Untuk menghemat biaya transportasi, ia berangkat ke Muara Angke bersama sesama pedagang ikan. Tak lupa Jazuli membawa beberapa kotak penyimpanan ikan yang sudah diisi es. "Hari ini saya membeli ikan bandeng sekitar 50 kilogram dan sudah diborong beberapa pelanggan. Saya jual Rp65 ribu/kg dan pada H-2 biasa menembus Rp100 ribu/kg untuk bandeng dengan kualitas bagus," tuturnya. Ikan bandeng khas Imlek lazimnya berukuran super jumbo dengan berat mulai 3-5 Kg. Kendati begitu dagingnya yang tebal namun tetap legit. Di kalangan etnis Tionghoa, ikan bandeng dimasak pindang dan menjadi sajian utama saat Imlek. Masakan ikan bandeng ini menjadi hantaran kepada keluarga dan kaum kerabat. Pentingnya ikan bandeng ini menjadi semarak saat Imlek. Tak urung sebagian warga Tionghoa sudah mulai menyetok dari sekarang mengingat harga ikan bandeng bakal melonjak pada H-1. "Sudah tradisi di keluarga saya untuk memasak bandeng pindang, selain konsumsi sekeluarga juga diberikan ke kerabat," kata Mei Ling, warga Kembangan saat belanja di Glodok. (rachmi/sir)

Tags:

admin@default.app

Reporter

admin@default.app

Editor