MEGAPOLITAN

Ketum MTI Imbau Etnis Tionghoa Rayakan Imlek Sederhana

Jumat 09 Feb 2018, 07:53 WIB

JAKARTA - Ketua Umum DPP Majelis Tao Indonesia (MTI) KRT AJM Andi Hakim, SH mengimbau warga Tionghoa dalam merayakan Imlek jangan menonjolkan etnis sendiri. Namun harus bertoleransi terhadap keragaman budaya dan agama serta menjunjung tinggi bhineka tunggal ika demi kesatuan dan persatuan NKRI. "Dalam rangka menyambut datangnya Shio Anjing Tanah tahun baru China 2569, rayakanlah secara sederhana, memaknai hakikat hidup yang sebenarnya, dan perbanyak bakti sosial," ujar Andi Hakim usai melakukan audiensi dengan Dirjen Bimas Budha Kementerian Agama RI, Caliadi, SH. MH, di Jakarta. Menurutnya sangat wajar kalau menyambut tahun baru China yang jatuh pada tanggal 16 Februari dengan hati gembira. "Karena tahun baru ini dirayakan oleh seluruh etnis Tionghoa di dunia," tambahnya. Tapi Andi menyerukan kepada seluruh umat Tao maupun etnis Tionghoa dalam merayakan pesta jangan berlebihan, jangan mabuk-mabukan, apalagi pakai narkoba. "Marilah kita perbanyak kegiatan sosial dengan membantu warga miskin, memberikan angpau, paket sembako, pengobatan gratis, dan sebagainya," kata Andi yang juga Ketum Persaudaraan Suhu-Suhu se-Indonesia (P3SI). PANTANGAN Dalam kapasitasnya sebagai Ketua Presidium Forum Keluarga Paranormal dan Pengobatan Arternatif Indonesia (FKPPAI) Andi memaknai kehadiran Shio Anjing Tanah sebagai simbol kejujuran dan kesetiaan. "Makna ini harus diresapi dan diimplementasikan di lingkungan kita semua, baik di keluarga, tetangga, lingkungan, dan pekerjaan," tandas Andi yang berprofesi sebagai pengacara. Menurutnya banyak tradisi yang dilakukan warga Tionghoa dalam merayakan sincia. "Boleh percaya, boleh tidak, ada pantangan bagi etnis Tionghoa. Pada hari pertama Imlek pantangannya antara lain sarapan bubur, mencuci pakaian, mencuci rambut, berhutang, memakai pakaian hitam atau putih, menyapu, anak menangis, tidak boleh membalik ikan saat makan, usahakan tidak minum obat, khusus wanita dilarang keluar rumah dan menyapu," papar Andi seraya mengingatkan sebaiknya pantangan tersebut dipatuhi agar tidak mendapati kesialan. (joko/sir)

Tags:

admin@default.app

Reporter

admin@default.app

Editor