Selebritis

Perjalanan Cinta Ahok - Veronica (Bagian I) : Bermula di Gereja

Selasa 30 Jan 2018, 16:30 WIB

GUGATAN cerai Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok kepada istrinya, Veronica Tan, mengejutkan publik. Gambaran kemesraan yang selalu diperlihatkan keduanya, bahkan sempat menjadi “relationship goal” alias contoh nyata menjalankan rumahtangga harmonis. Jauh sebelum Ahok tersangkut kasus penistaan agama, bahkan jauh sebelum Ahok menjabat Gubernur DKI Jakarta, kisah asmara Ahok dan Veronica dimulai. Meski tanpa banyak kata pujangga, namun  putra Belitung tersebut berhasil merebut hati sang pujaan hati. Dikisahkan pada tahun 1994, suara merdu dan jemari Veronica yang lincah menekan tuts piano mengiringi nyanyian puji-pujian di Gereja Kristus Yesus Pluit, Jakarta Utara, membuat si ketua majelis gereja, Ahok, jatuh hati. “(Yang membuat suka sama Veronica) main piano di gereja. Bu Vero bisa nyanyi juga," ujar Ahok beberapa waktu lalu. Tidak seperti kebanyakan wanita, Veronica saat itu tampil sederhana tanpa banyak polesan riasan, kecantikan natural yang dipancarkannya bikin Ahok kepincut.  

Kepandaiannya memainkan alat musik jadi salah satu alasan saya jatuh cinta. Foto ini diambil ketika istri saya sedang di dalam bus TransJakarta untuk program NET TV. Saya senang kini bus TransJakarta sudah punya interior yang baik sehingga nyaman dan enak dilihat. Kami terus mengupayakan perbaikan kualitas dan penambahan armada. Transjakarta #KiniLebihBaik #JakartaPunyaSemua

A post shared by Ahok BasukiTPurnama (@basukibtp) on

Ahok memuji kepiawaian sang istri memainkan alat musik. Cello merupakan salah satu alat musik yang dikuasai Veronica. (instagram) Selain itu, ada kejadian lucu yang mengawali perkenalan secara fisik Ahok dan Vero. Lagi-lagi bukan hal romantis, justru kisahnya sedikit menggelitik. "Ini pengaruh ibu saya lagi, waktu kecil ibu saya bilang cari istri yang betisnya bagus dan berisi. Jadi pas ramai-ramai (di gereja) terus saya injak kaki orang, dan ada yang teriak. Otomatis saya lihat ke bawah, mau lihat (saya) injak apa. Otomastis kelihatan betisnya, dalam hati ‘Bagus juga’,” ujar Ahok. Melihat indah dan mulusnya betis Veronica, Ahok langsung jatuh cinta. "Dari betis naik ke hati, bukan dari mata turun ke hati, itu mah kuno. Kalau zaman teknologi dari betis naik ke hati," ujarnya. Tapi, sejak jatuh cinta pada pandangan pertama, Ahok tak pernah menyatakan cintanya. Rasa yang ada dalam hati terus dipendamnya, hingga akhirnya ayah Ahok yang mengidap penyakit kanker stadium 4 mendesak anak sulungnya itu untuk segera menikah. Dengan mengumpulkan segenap keberanian, Ahok datang menemui ibunda Veronica dan menyampaikan niatannya meminang sang pujaan hati. 6 September 1997, Ahok dan Veronica pun mengikat janji suci. (embun)
Tags:

admin@default.app

Reporter

admin@default.app

Editor