Oleh H. Harmoko INI soal politik pangan. Atau pangan yang dipolitikkan? Polemik mengenai impor beras mencerminkan buruknya pemerintah dalam menangani politik pangan nasional. Siapa bermain? Sebenarnya, kalau kita simak Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2015-2019 Bidang Pangan dan Pertanian yang disusun oleh Bappenas, kita bisa melihat betapa indahnya politik pangan yang dicanangkan oleh pemerintah. Pada RPJMN 2015-2019 ada dua isu utama: (1) terkait dengan ketahanan pangan dalam rangka pencapaian kedaulatan pangan; (2) terkait dengan peningkatan agroindustri. Ini mencerminkan adanya komitmen pemerintah untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional yang berbasis pada kedaulatan pangan dan kemandirian pangan. Mewujudkan kemandirian pangan, ini harus kita garisbawahi, mengingat di sana ada pesan tentang keseriusan pemerintah untuk memproduksi pangan di dalam negeri secara bermartabat. Bermartabat, karena ini berarti kita tidak menggantungkan ketersediaan pangan dari negara lain melalui impor. Kita cukup lega, ketika Kementerian Pertanian mengumumkan bahwa Bulog masih punya stok satu juta ton beras, cukup untuk persediaan sampai panen raya Februari 2018. Artinya, kita tidak perlu khawatir tentang ketersediaan pangan. Kelegaan itu kemudian terusik ketika pemerintah melalui Kementerian Perdagangan memutuskan hendak mengimpor beras. Tidak tanggung-tanggung, 500.000 ton akan didatangkan dari Vietnam dan Thailand. Lho, kok? Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita punya alasan, impor dilakukan untuk mencegah kekurangan pasokan beras. Alasan normatif ini bisa kita terima. Beras adalah urusan perut, perut rakyat Indonesia. "Masalah perut, masalah pangan, itu jadi proritas," kata Enggartiasto. Oke. Tetapi, kalau ternyata di balik alasan normatif itu ada “permainan” untuk kepentingan lain, tentu ini harus pula ditelisik. Pihak Ombudsman mencium ada ketidakberesan dalam pelaksanaan impor beras ini. Seperti kata anggota Ombudsman, Ahmad Alamsyah, "Ada beberapa gejala maladministrasi yang kami temukan." Silakan ditelisik. Bagi rakyat, yang dibutuhkan adalah ketersediaan pangan dengan harga murah. Apalagi ketersediaan pangan itu hasil dari produksi dalam negeri, dari petani kita sendiri, sebagaimana yang telah dicanangkan dalam RPJMN 2015-2019. Kenapa tidak? ( *)
BERAS dan RAKYAT
Senin 22 Jan 2018, 06:13 WIB
Editor
[email protected] Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
News Update
Sosok Pria Berinisial ANH Siapa? Identitasnya Ramai Dicari usai Terseret Kasus Dugaan Bom Molotov di DPR
Sabtu 13 Jun 2026, 18:13 WIB
JAKARTA RAYA
Sosok Pria di Pinggir Rooftop Gedung saat Aksi Mahasiswa UI Siapa? Video Viral Ini Jadi Sorotan
13 Jun 2026, 16:57 WIB
EKONOMI
BNI Raih 7 Penghargaan Internasional, Perkuat Layanan Transaction Banking
13 Jun 2026, 14:40 WIB
Nasional
Wajib Tahu! Ini Daftar Layanan Kesehatan yang Tidak Dijamin BPJS Kesehatan
13 Jun 2026, 12:56 WIB
OTOMOTIF
Yamaha Luncurkan MX King 150 Prima Pramac Edition di Jakarta Fair 2026, Harga Tembus Rp29,9 Juta
13 Jun 2026, 12:00 WIB
OTOMOTIF
BYD M6 DM Resmi Meluncur di Indonesia, Simak Harga Lengkap dan Keunggulannya
13 Jun 2026, 11:15 WIB
OTOMOTIF
IPONE Ramaikan BBQ Ride 2026 Bandung, Siapkan Merchandise Eksklusif untuk Pengunjung
13 Jun 2026, 10:30 WIB
OTOMOTIF
BBQ Ride 2026 Jadi Ajang Motul Dekat dengan Komunitas Custom Culture, Ada Promo Menarik
13 Jun 2026, 09:59 WIB
EKONOMI
Harga Emas Perhiasan 24K Kembali Menguat Hari Ini 13 Juni 2026, Dijual Mulai Rp2,2 Jutaan
13 Jun 2026, 06:41 WIB
JAKARTA RAYA
Ganjil Genap Puncak Bogor Hari Ini 13 Juni 2026 Ada Atau Tidak? Cek Jadwal One Way
13 Jun 2026, 06:36 WIB
OLAHRAGA
Talenta Muda Indonesia Tembus Semifinal Australian Open 2026, Bukti Pembinaan dan Mental Juara Kian Matang
12 Jun 2026, 23:23 WIB
Nasional
Apa Itu Co-Tutor Digital? Inovasi Pembelajaran ASN yang Membantu Belajar Lebih Efektif
12 Jun 2026, 23:04 WIB
TEKNO
Tecno Pova 8 5G Resmi Meluncur, Usung Baterai 8.000mAh dan Layar 144Hz untuk Pengalaman Gaming Maksimal
12 Jun 2026, 22:48 WIB
JAKARTA RAYA
Mahasiswa Turun ke Jalan, Pengamat Sebut Gerakan Masih jadi Kekuatan yang Diperhitungkan Pemerintah
12 Jun 2026, 22:30 WIB
TEKNO
Update Harga Infinix Juni 2026: GT, Hot, Smart, dan Note Series Lengkap
12 Jun 2026, 20:29 WIB
NEWS
Demo di Bundaran HI, Dishub DKI Alihkan Arus Lalu Lintas Sudirman-Semanggi
12 Jun 2026, 18:40 WIB