SUKABUMI (Pos Kota) - Empat dari tujuh tersangka penganiayaan siswa SMK Dwi Dharma (DD) Parungkuda Kabupaten Sukabumi, Hilman Nurdin, 16, berhasil dibekuk jajaran Polsek Parungkuda dalam waktu beberapa jam setelah kejadian, Sabtu (23/11) malam. Mereka adalah Sgh, San, Ag dan Ard yang berasal dari beberapa sekolah di Kecamatan Cicurug. Dari tangan tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti seperti di antaranya sebilah clurit, tiga buah gir besi sepeda motor. Kepala Polsek Parungkuda Kompol Siswanto, Minggu (24/11), menjelaskan dari hasil penyidikan diketahui semua pelaku penyerangan berjumlah tujuh orang. "Ada empat tersangka sudah kami amankan berikut barang buktinya. Mereka masih dimintai keterangan guna penyidikan dan penyelidikan untuk pengembangan,'' kata Siswanto. Dari pemeriksaan sementara, kata Siswanto, para pelaku penganiayaan berasal beberapa sekolah. Untuk memastikan identitas kesiswaan tersangka, petugas akan mengkonfirmasi masing-masing sekolah yang diakui para pelaku. Pasalnya, dari salah seorang pelaku terdapat pelajar drop out (DO) dari sekolahanya tapi masih memakai seragamnya. Aksi penganiayaan siswa SMK DD Hilman Nurdin ini berawal ketika Hilman bersama empat temannya menumpang truk dari arah Cicurug ke Parungkuda. Begitu melintas di dekat Palagan Bojong Kokosan Parungkuda. Mereka berusaha turun dari truk dan langsung melarikan diri dari hadangan pelajar lainnya. Nahas dialami Hilman ketika empat temannya berhasil kabur, dia terjatuh dan langsung dianiaya. Hilman merupakan siswa yang masih duduk di kelas X. Hilman terluka pada bagian dada dan kaki sebelah kanan terkena sabetan gir motor. Hilman mendapatkan sekitar 10 jahitan untuk menutup lukanya pada bagian dada dan diduga terdapat tulang rusuk patah.(sule/d)
Uncategorized
Empat Penganiaya SMK DD Dibekuk
Minggu 24 Nov 2013, 23:43 WIB