Uncategorized

William, Pewaris Tahta yang Merasai Jadi Buruh dan Tuna Wisma

Senin 14 Okt 2013, 06:02 WIB

LONDON – Meski terlahir sebagai pangeran dari negeri monarki yang paling disoroti di dunia, dan menjadi pewaris kedua dalam urutan tahta Kerajaan Britania Raya, Pengeran William melewati kehidupan yang berwarna warni. Pangeran Willim, Pangeran Harry dan Pangeran Charles - Reuters. Semasa masih berusia sekolah dia menyaksikan perkawinan orang tuanya, Pangeran Charles dan Lady Diana, berantakan, kemudian juga tewasnya sang ibu dalam kecelakaan mobil di Paris pada tahun 1997. Banyak pihak merasa sedih dan bersimpati kepada William, dan adiknya Harry, setelah ibunya meninggal ketika dia masih berusia 15 tahun. Orang masih ingat dengan jelas Pangeran William berjalan di belakang kereta pengangkut peti jenazah ibunya dalam upacara pemakaman di Westminster Abbey tahun 1997, bersama dengan adik, ayah, kakek dan paman. Dunia menyaksikan para pangeran kehilangan Ibundanya dalam kecelakaan tragis di Paris - Reuters Pangeran William tak selalu menikmati kemegahan istana. Kemewahan baginya hal biasa. Dia justru mengakui bahwa pengalaman yang paling dia nikmati adalah saat bekerja sebagai buruh di satu peternakan di Inggris Barat Daya. Dia juga pernah tidur di jalan, bersama tuna wisma. Pada bulan Desember 2009, dia menghabiskan waktu satu malan untuk tidur di jalanan kota London sebagai bagian dari satu aksi yang diadakan badan amal ini. William tidur di kantung tidur dekat jembatan Blackfriars -tentu ditemani "sejumlah kecil elemen keamanan" - dan setelah itu dia mengatakan "tidak bisa membayangkan jika harus tidur di jalanan setiap malam". Pangeran William kemudian menjadi pelindung yayasan bagi kaum tuna wisma Centrepoint tahun 2005, mengikuti jejak ibunya yang menjadi wakil badan amal itu sejak tahun 1992. Masa bahagia William dan Harry bersama almarhumah Lady Diana. Lahir dengan nama lengkap William Arthur Philip Louis pada pukul 9.03 malam tanggal 21 Juni 1982, dengan berat sekitar 3kg, dan langsung diperkenalkan kepada khalayak lewat foto-foto resmi pertamanya. Bayi William dipermandikan oleh Uskup Canterbury, Dr Robert Runcie, di hari ulang tahun ke 82 Ibu Suri tanggal 4 Agustus 1982, di Ruang Musik Istana Buckingham. Dia kemudian bersekolah di TK Jane Mynor, London pada bulan September 1985, dua tahun kemudian dia masuk ke SD Wetherby. Pada tahun 1990 dia pindah ke Sekolah Ludgrove hingga masuk sekolah menengah Eton tahun 1995. William lulus dari Eton dengan spesialisasi tiga bidang studi: geografi, biologi dan sejarah seni. Ketika jeda setahun sebelum masuk universitas dia pergi ke Mauritius, Afrika, bergabung dengan aksi jalan bersama militer di Belize, dan menjadi sukarelawan dalam proyek Raleigh International di Cile. Setelah terjadi tsunami Asia pada bulan Desember 2004, William dan Harry membantu mengumpulkan dana amal bagi korban selamat dengan mengadakan pertandingan polo. Kedua saudara ini juga bekerja sebagai sukarelawan di kantor Palang Merah dengan tugas membungkus paket bantuan bagi korban tsunami. Pada tahun 2005 William lulus dari universitas dengan gelar di bidang geografi, dan ini membuatnya sebagai satu-satunya anggota keluarga kerjaan yang paling berprestasi secara akademis. (bbc/d)

Tags:

admin@default.app

Reporter

admin@default.app

Editor