INDRAMAYU (Pos Kota) – Ratusan benda-benda pusaka dipamerkan di di Pendopo Pemkab Indramayu menyambut Hari Jadi Kota Indramayu Ke-468. Pameran itu menarik perhatian masyarakat karena benda-benda pusaka itu berhubungan dengan sejarah nenek moyang pendiri Indramayu R. Bagus Aria Wiralodra. Setiap hari, tak kurang dari seribu pengunjung kebanyakan siswa-siswi dari mulai SD, SLTP hingga SLA dan mahasiswa Perguruan Tinggi tumplek mendatangi gedung Pendopo Pemkab Indramayu yang dalam beberapa hari terakhir ini dipenuhi benda-benda pusaka. Benda-benda pusaka warisan nenek moyang itu ada yang berupa senjata tajam seperti keris, pedang, tombak, badik, kudi, naskah kuno, ukiran kuno, wayang kulit, kuda lumping, sejumlah lukisan para mantan bupati dari zaman penjajahan hingga sekarang dan Cakra yang merupakan senjata utama R. Bagus Aria Wiralodra yang selalu digunakan saat berperang melawan musuh-musuhnya. Benda-benda pusaka itu tertata dengan apik. Memancing setiap pasang kelopak mata pengunjung untuk melihatnya. Di dinding panitia memasang beberapa tulisan besar “Dilarang Menyentuh”. Maksudnya bukan karena keberadaan keris atau benda pusaka itu mengandung unsure magis, tatapi semata demi keamanan. Karena maklum biasanya anak-anak senang memegang benda yang baru dilihatnya. Padahal benda itu sangat tajam yang jika salah pegang dapat melukai siapa saja, termasuk anak-anak. Tak hanya senjata tajam, panitia juga memamerkan rompi tambal sewu, semacam rompi anti peluru yang dibuat menggunakan tambalan-tambalan kain yang dijahit menggunakan tangan. Rompi tambal sewu menarik perhatian pengunjung lantaran konon menurut ceritanya rompi itu pernah dipakai R. Bagus Aria Wiralodra saat bertempur melawan tentara kerajaan musuh dan luput dari goresan senjata tajam jenis apapun. Ada lagi Keris Kyai Sidum itu bertahtakan emas. Dibuat pada masa Kerajaan Pajajaran. Data teknis Keris Kyai Sidum mempunya 9 luk atau lekukan, dhapur Naga Raja. Panjang bilah 35 cm, panjang ganja 8 cm, panjang pesi 1 cm. Keris itu kata Winarno Komunitas Benda Purbakala Indramayu yang dijumpai Pos Kota kemarin pernah ada yang menawar seharga Rp500 juta. Tapi oleh pemiliknya warga Desa Pasekan, Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu tidak diberikan. Keris Kyai Sidum dari tampilan fisik terlihat berbeda dengan keris lainnya. Keris itu terlihat menarik dan berwibawa karena keaslian bahan logam serta adanya lapisan emas. Pembuatannya apik, enak dipandang. Keris pada zaman Kerajaan Pajajaran sampai sekarang tetap dipelihara dengan baik. Yang tak kalah menariknya, pengunjung dapat mengamati lukisan besar sosok R. Bagus Aria Wiralodra yang badannya tampak kekar. Terlihat masih muda. Sorot matanya tajam, berambut panjang yang digelung, berkumis penuh wibawa. Winarno, salah seorang komunitas benda pusaka mengemukakan, sangat sedikit masyarakat yang memahami cara memelihara benda-benda pusaka apalagi yang bernilai sejarah itu. Ada warga yang salah kaprah memelihara benda-benda pusaka itu. Sehinga karena ketidaktahuannya, keris yang ia miliki itu sampai diasah katanya supaya tajam. Keri situ pun diperlakukan seperti sepatu disikat dan sebagainya. Semua itu merupakan salah satu contoh pemeliharaan benda-benda pusaka yang tidak pada tempatnya. Komunitas benda pusaka siap memberikan pengertian tentang tata cara memelihara benda-benda pusaka yang baik dan benar. “Kami pun cukup prihatin dengan banyaknya gaman-gaman atau barang pusaka Indramayu yang sekarang sudah berpindah tangan sampai ke luar negeri,” kata Winarno. Dikatakan, nilai tertinggi sebuah benda pusaka adalah sisi historis dari benda pusaka itu serta keaslian logam dan unsur perawatan yang baik dan benar. “Indramayu harus bangga karena memiliki seorang ahli gaman bernama Ismantoro yang sekarang hijrah ke Jakarta sebagai pemandu koleksi internasioal di Jakarta,” katanya. (taryani/sir)
Di Indramayu, Ribuan Warga Kunjungi Pameran Benda Pusaka
Jumat 04 Okt 2013, 10:29 WIB

Editor
[email protected] Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
Berita Terkait
News Update
DPRD Kota Bogor Bentuk 3 Pansus, Bertugas Awasi LKPJ 2025 hingga Tata Kelola Aset
Jumat 03 Apr 2026, 22:11 WIB
Nasional
La Nyalla Diminta Mundur, 30 Pengurus Provinsi Muaythai Indonesia Ajukan Mosi Tidak Percaya
03 Apr 2026, 21:58 WIB
Nasional
BBM Subsidi Tak Naik April 2026, Pembelian Kini Dibatasi 50 Liter per Hari
03 Apr 2026, 21:07 WIB
OLAHRAGA
Dari Estevao hingga Cherki, Ini 6 Bintang Muda Siap Kuasai Piala Dunia 2026
03 Apr 2026, 20:51 WIB
HIBURAN
Viral Ejek 'Outfit Kampungan', Pelaku Akhirnya Muncul Akui Salah dan Minta Maaf
03 Apr 2026, 20:30 WIB
TEKNO
Cocok untuk Gamer! Hp Oppo K15 Pro Series Hadir dengan Baterai Besar dan Pendingin Canggih
03 Apr 2026, 20:03 WIB
OTOMOTIF
Transparansi dan Harga Kompetitif Jadi Daya Tarik Lelang Kendaraan di JBA Indonesia
03 Apr 2026, 18:50 WIB
Nasional
Menag Nasaruddin Umar Tegaskan Layanan Publik Tetap Jadi Prioritas Meski ASN WFH Setiap Jumat
03 Apr 2026, 17:30 WIB
OLAHRAGA
Jadwal Pertandingan Timnas Futsal Indonesia di Piala AFF Futsal 2026, Tayang di Mana?
03 Apr 2026, 16:55 WIB
HIBURAN
Alasan Mark Lee Keluar dari NCT Setelah 10 Tahun Berkarier, Tulis Lewat Surat Haru untuk Fans
03 Apr 2026, 16:16 WIB
Nasional
Jelang Haji 2026 Kemenhaj Perkuat Tata Kelola Keuangan, Sekjen Optimistis Lebih Transparan
03 Apr 2026, 16:02 WIB
OTOMOTIF
Honda Stylo 160 Kini Punya Warna Baru yang Lebih Elegan, Simak Harganya
03 Apr 2026, 14:32 WIB
Nasional
Tips Mudah Bikin Poster Keren Paskah 2026 Pakai AI, Ini Contoh Promptnya
03 Apr 2026, 14:30 WIB
EKONOMI
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 3 April 2026 di Jakarta Turun Lagi, Ukuran 24 Karat Dijual Rp2.350.000 per Gram
03 Apr 2026, 09:05 WIB
JAKARTA RAYA
Update Jadwal Buka Tutup Puncak Bogor Hari Ini 3 April 2026: One Way Arah Atas Diberlakukan
03 Apr 2026, 08:10 WIB
Nasional
30 Ucapan Jumat Agung 2026 Penuh Kasih dan Doa untuk Dibagikan ke Orang Terdekat
03 Apr 2026, 07:42 WIB