Dua Pemuda Geng Motor Membunuh & Merampas Motor Siswa STM
Selasa, 9 Februari 2010 - 18:07 WIB
KARAWANG (Pos Kota) – Setelah dua bulan lebih diburu polisi, dua pemuda mengaku anggota geng motor Moonraker di Karawang dibekuk petugas Satres Intel Polsek Klari, Minggu (7/2) malam, setelah membunuh dan merampas motor siswa kelas 1 STM Texmaco, Klari, Karawang, di lahan belakang pabrik di kawasan industri KIIC Telukjambe, 26 November 2009 lalu. .
Kedua pelaku lulusan SLTA di Kota Karawang yang masih mengganggur yaitu, Rizky Pribadi alias RB, 27, warga Perumahan Puri Kosambi Blok AG No 5 Desa Duren, Kec. Klari dan Romli alias Rebing, 20, Kampung Sukamanah Guro III Kelurahan Karawang Wetan, Kec. Karawang Timur. Keduanya setelah beberapa jam diperiksa petugas satresintel Polsek Klari, kemudian Senin siang pukul 13:00 dibawa ke Mapolres Karawang.
Sedangkan korbannya, Eko Yulianto, 16, siswa kelas I STM Texmaco, warga Perumahan Griya Asri, Blok A 7 No 19 RT 63 Rw 18 Desa Duren Kec. Klari, yang sebagain tubuhnya sudah berupa tulang belulang, ditemukan 2 Desember 2009, hanya memakai celana dalam, sedangkan baju, kaos dalam dan celana panjangnya berada tidak jauh dari tubuh korban yang saat itu di temukan dipadang ilalang di belakang pabrik elektro PT Pujita di Kawasan Industri KKIC Telukjambe Barat, Karawang.
ANAK HILANGKapolsek Klari, AKP. Robi Yanuar, SH, mengatakan, awal terungkapnya kasus pembunuhan ini, setelah pada tanggal 2 Desember 2009, M. Kharirudin, 43, dan Ny. Sulasmi, 37, warga Perumahan Griya Asri, datang ke Polsek Klari, mereka melaporkan kehilangan Eko Yulianto, 16, anaknya itu tidak pulang ke rumahnya, setelah Kamis (25/11) sore, pamit akan ke rumah RB temannya di Perumahan Puri Kosambi, dengan mengendarai sepeda motor bebek milik orangtuanya .
Kharisudin dan Sulasmi, yang datang ke kantor polsek sempat datang ke kamar mayat RSUD Karawang, setelah diberitahu petugas di Polsek Klari yang menerima laporannya itu, bahwa ada penemuan mayat pemuda, di kawasan industri KIIC.
Karena waktu itu diberitahu usia mayat yang ditemukan tidak sama dengan usia anaknya, sehingga mayat itu tidak diakuinya sebagai anaknya. Bahkan akhirnya mayat pemuda yang dinyatakan tidak dikenal identitasnya itu dikuburkan dipemakaman umum RSUD Karawang, kemudian Selasa (9/2) diambil keluarganya.
Petugas Polsek Klari, yang menerima laporan dari Kharirudin, yang melaporkan anaknya itu hilang ketika pamit akan ke rumah RB, terus melakukan penyelidikan, akhirnya polisi berhasil membekuk RB, ketika berada di rumah orangtuanya di Jalan Melati, Guro III Karawang, pada Minggu (7/2) petang, selanjutnya juga ditangkap Rebing, pada Senin (8/2) dinihari di rumahnya juga masih di Kampung Guro III.
DENDAMRobi Januar, SH, mengungkapkan, kasus pembunuhan perencanaan ini, diotaki RB, karena dendam kepada korban, yang dituduh telah melaporkan pelaku RB, kepada anggota geng motor Mooraker, bahwa pelaku sudah menjadi anggota geng motor Brigest, yang merupakan saingan geng motor Moonraker.
Karena masalah itulah, pelaku menjadi dendam. Lalu dia berpura – pura mengajak main korban ke kampung Guro III Karawang untuk menemui Rebing, temannya RB yang juga masih di Guro III. Mereka bertiga berboncengan motor ke beberapa tempat, juga sempat kedua pelaku membeli dua botol minuman keras (miras).
Dalam keadaan mabuk mereka menghabisi korban di lahan kosong di belakang pabrik di kawasan industri KIIC, RB dibantu Rebeng, memukuli korban, mult dan matanya dibekap, kedua tangan dan kakinya diikat baju dan celana panjang korban. Setelah korbannya tewas, kedua pelaku kabur membawa motor korban beberapa hari kemudian dijual kepada penadahnya Rengasdengkok.
(nourkinan/dms)
Redaksi: redaksi[at]poskota.co.id
Jl. Gajah Mada 100, Jakarta Tel. (021) 6334702, Fax: (021) 6348968
Email: iklan[at]poskota.co.id




Copyright © 2010 · All Rights Reserved · 