Duel Buntut Perselingkuhan, Seorang Tewas
Jumat, 5 Februari 2010 - 15:55 WIB
SEMARANG (Pos Kota) – Berlatar belakang perselingkuhan, dua lelaki terlibat duel maut, seorang diantaranya tewas ditusuk pisau belati . Peristiwa menggegerkan yang dilaporkan ke Polda Jateng ini terjadi di Desa Semampir, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, Jateng .
Taryamin, 56, tewas setelah duel maut dengan Jarwo, 40, tetangga yang tinggal di RT 04 RW 01 desa setempat .
Menurut keterangan , Rabu sekitar pukul 16.00 WIB , Jarwo berpapasan dengan Taryamin tak jauh dari rumahnya di RT 06 RW 02. Di antara ke duanya, memang sedang terjadi perang dingin karena tersangka Jarwo berselingkuh dengan keponakan korban berinisial Ny Sr, yang sudah mempunyai suami dan anak.
Korban sangat membenci lelaki tetangga se-RT-nya itu karena pernah memergoki Jarwo sedang melakukan hubungan intim di rumah keponakanya pada siang bolong , Kamis (28/2) sekitar pukul 11.00. Taryamin yang melihat pemandangan itu kontan marah dan langsung meminta Ny Sr keponakannya keluar rumah.
Kasus itu sudah diselesaikan di rumah Kepala Dusun ( Kadus ) setempat . Dalam penyelesaian tersebut disepakati bila Jarwo akan menghentikan hubungan gelapnya dengan Ny Sr. Selain itu, Jarwo juga dilarang masuk lingkungan RT 06.
Tetapi kesepakatan itu dilanggar oleh Jarwo yang mengaku sudah menjalin hubungan gelap dengan Ny Sr selama 8 tahun .
Puncaknya terjadi hari Rabu lalu saat Jarwo berada di rumah mantan mertuanya yang berhadapan langsung dengan rumah selingkuhanya. Saat itu suasana hujan, sehingga dia berteduh. Setelah hujan reda, Jarwo menuju ke rumah RT 06 , sepertinya lelaki yang sedang dimabuk asmara itu tidak lagi ingat dengan kesepakatan di rumah Kadus beberapa hari sebelumnya .
Jarwo sepertinya bahkan siap bila harus duel dengan Taryamin yang dianggap mengusik kasus perselingkungannya.
Saat itu Jarwo membawa sebilah pisau belati yang diselipkan di balik bajunya . Sekitar pukul 17.30 WIB, Jarwo berpapasan dengan Taryamin di depan rumah selingkuhannya. Keduanyapun langsung terlibat adu mulut. Saat itu korban minta agar tersangka pergi , tetapi Jarwo tetap bertahan sehingga terjadi perkelahian .
Taryamin sempat meraih bambu yang kemudian dipukulkan ke bagian wajah Jarwo. Sebaliknya, tersangka dengan belati yang sudah terhunus langsung menyerang korban.
Saat perkelahian berlangsung seru, listrik tiba-tiba padam. Duel maut ditengah kegelapan itu menguntungkan Jarwo , beberapakali pisau belatinya menancap ke tubuh lawannya , hingga ada empat bagian tubuh Taryamin yang ditembus belati Jarwo .
Beberapa kali terkena tusukan , Taryamin akhirnya roboh karena terlalu banyak mengeluarkan darah . Warga yang melihat kejadian itu berupaya memberikan pertolongan dan melapor ke pos polisi terdekat . Taryamin menemui ajalnya setelah dilarikan ke Puskesmas Reban .
Kapolsek Reban AKP Ashudi SH yang menerima informasi dari perangkat desa, bersama anggota langsung menuju ke lokasi. Malam itu, juga Jarwo langsung diamankan. Saat ditangkap , tersangka juga mengalami sejumlah luka di tubuhnya akibat sabetan bambu . Setelah mendapat pengobatan, tersangka langsung ditahan.
”Saya tidak bisa dipisahkan dengan Sr, karena sudah berhubungan sejak delapan tahun lalu. Semua warga Semampir saya kira sudah mengetahuinya, termasuk suami Sr , ” aku tersangka dihadapan polisi. (Suatmadji/dms) .
Redaksi: redaksi[at]poskota.co.id
Jl. Gajah Mada 100, Jakarta Tel. (021) 6334702, Fax: (021) 6348968
Email: iklan[at]poskota.co.id




Copyright © 2010 · All Rights Reserved · 