Wanita Bos Ayam Digerebek Suami
Senin, 1 Februari 2010 - 0:35 WIB
JAKARTA (Pos Kota) – Wanita juragan ayam ini tak berkutik ketika dilabrak suaminya saat asyik berduaan dengan lelaki lain di rumah kos di kawasan Citra Sari RT 07 RW 07 Lenteng Agung, Jaksel, Minggu (31/1) subuh. Si cowok tak lain adalah sopir yang setiap hari setia mengantarnya ke pasar.
Mungkin istilah witing tresno jalaran soko kulino atau cinta itu tumbuh karena sering bertemu, ada benarnya. Ini pula yang dialami Ny. PJ, bos ayam potong yang selingkuh dengan sopirnya, SK. Setiap hari diantar oleh SK,30, lama-lama perempuan berusia 35 tahun itu jatuh cinta dengan pemuda brondong alias lebih muda usia tersebut.
Setiap hari, lewat tengah malam menjelang dini hari Ny PJ dijemput oleh SK dari rumahnya di daerah Depok dan diantar ke Pasar Minggu. Hal ini sudah berlangsung selama tiga bulan, dan keduanya semakin akrab. Kedekatan antara Ny PJ dengan pemuda bertubuh atletis itu lama-lama
tercium juga oleh Ahm, suami, lantaran si istri sering telat pulang.
Ahm lalu menyelidiki perubahan tingkah si istri yang disinyalir kerap mampir dulu ke tempat kos SK sebelum pulang ke rumah. Minggu dini hari ia mengintai rumah kos SK di Lenteng Agung. Benar saja, Ahm melihat mobil pick up miliknya terparkir di depan rumah kos SK.
DIPECAT DAPAT PESANGON
Bersama warga ia menangkap basah pasangan selingkuh tersebut di rumah kos dan berada di dalam kamar dengan pintu terkunci. Ny PJ dan SK tak berkutik, meski saat digerebek mereka tak sedang berbuat mesum, keduanya tetap digiring ke Kantor Pos Polisi Lenteng Agung.
“Sudah tiga bulan istri saya selingkuh. Setiap hari istri saya memang dijemput dan diantar oleh lelaki itu karena dia memang sopir kami,” ujar Ahm, saat dimintai keterangan di Pos Polisi Lenteng Agung. Namun, belakangan ini, ada gelagat yang mencurigakan.
“Habis berjualan di Pasar Minggu, istri saya sering telat pulang,” beber Ahm yang mencurigai semua biaya hidup termasuk sewa rumah kos dibayar oleh Ny PJ.
Sarno, Ketua RT setempat menjelaskan SK yang masih bujangan memang kos di wilayahnya. Warga sekitar tidak menduga bila Ny PJ dan SK berselingkuh dan baru tahu setelah Ahm datang dan meminta tolong warga untuk membantu menggerebek rumah kos itu.
Pasangan selingkuh tersebut kemudian didamaikan secara kekeluargaan di Kantor Pospol Lenteng Agung, sebab saat didatangi mereka berdua tidak melakukan tindakan asusila. Si sopir langsung dipecat oleh Ahm, diberi pesangon Rp2 juta lalu disuruh pulang ke kampungnya di Madiun,
Jatim, agar tidak ketemu lagi dengan Ny PJ.
(adin/ird/j)
Redaksi: redaksi[at]poskota.co.id
Jl. Gajah Mada 100, Jakarta Tel. (021) 6334702, Fax: (021) 6348968
Email: iklan[at]poskota.co.id





Copyright © 2010 · All Rights Reserved ·