Trek-trekan: Pelajar Tewas, Temannya Kritis
Sabtu, 5 Desember 2009 - 20:00 WIB
BOGOR (Pos Kota) – Nyawa pelajar kelas 2 SMKN 2 Bogor melayang dalam sebuah aksi kebut-kebutan di Jalan Raya Tajur Kecamatan Bogor Timur Kota Bogor Sabtu (5/12) siang.
Korban Andryan Firmansyah 15, meninggal di lokasi akibat kepalanya hancur dengan otaknya berceceran di aspal. Sementara Fajar, rekannya luka kritis. Korban dibawa ke RS Ciawi untuk pertolongan pertama.
Muktar, satu pengguna jalan yang berada tepat di belakang korban menuturkan, saat itu ada tiga motor melaju kencang dari arah Ciawi menuju Kota Bogor. Motor korban yang tercatat sebagai warga Perum Ciluar Permai Blok F-1 nomor 11 Bogor, berada di depan.
Tepat di lokasi, motor korban gagal menyalip bus wisata Hiba Utama yang berjalan pelan. Disaat motor korban yang sudah berada di tengah badan bus Hiba, muncul angkot Cisarua-Sukasari Nopol F 1948 LK.
Korban lalu membanting motor Honda Supra Fit warna putih Nopol F 2651 HQ ke arah kanan. Karena kondisi jalan sempit akibat ada perbaikan, stang motor korban mengenai bodi angkot.
Kaget dengan keadaan tersebut, Mahmud, sopir angkot lalu membuang stir mobilnya ke pinggir jalan. Tindakan ini membuat ban angkot meletus karena terkena paku. Sementara motor korban terlihat jatuh menyusuri aspal. Korban yang posisinya dibonceng, langsung terlindas ban belakang bus. Sedangkan rekannya, mengalami patah kaki.
Selain dua korban pengedara motor, dua orang penumpang angkot juga mengalami luka sobek masing-masing di bibir dan tangan serta kepala. Luka sobek ini, akibat terkena pecahan kaca depan angkot.
“Sopir angkot sudah berusaha menghindar motor, namun karena jalan sempit akibat perbaikan, maka kecelakaan terjadi. Ban angkot pecah dan meletus karena kena paku pinggir jalan beton. Nah kaca depan angkot pecah karena sempat mengenai tiang peyangga di pinggir jalan. Pecahan kaca, kena bibir saya. Teman saya juga kena di tangannya,” kata Maulana, korban kecelakaan angkot.
Kanit Laka Polresta Bogor, Iptu Taryana yang tiba di lokasi, sibuk mengatur arus lalulintas yang sudah mengalami macet total. Sementara unit identifikasi, baru tiba satu jam kemudian. Jenasah lalu di bawa ke RSUD PMI Bogor guna menjalani otopsi. (yopi/dms)
Redaksi: redaksi[at]poskota.co.id
Jl. Gajah Mada 100, Jakarta Tel. (021) 6334702, Fax: (021) 6348968
Email: iklan[at]poskota.co.id




Copyright © 2010 · All Rights Reserved · 