Tabung Gas Sering Meledak
Selasa, 9 Februari 2010 - 6:12 WIB
JAKARTA (Pos Kota) – Departemen Perindustrian (Depperin) melihat masih lemahnya sistem pengawasan yang dilakukan stasiun pengangkutan dan pengisian bulk dan elpiji (SPPBE) menyebabkan kasus meledaknya tabung gas akibat kebocoran terus terulang.
“Saat menerima tabung kosong, SPPBE menerima begitu saja. Tak diperiksa lagi dengan teliti,” ungkap I Gusti Putu Suryawirawan, Direktur Logam Ditjen Industri Logam, Mesin, Tekstil dan Aneka
(ILMETA) Depperin, Senin (8/2).
Padahal tabung gas kosong yang diterimanya tersebut bisa saja sudah tidak layak pakai lagi. Bisa juga masuk tabung gas abal-abal yang kualitasnya buruk. Tabung gas abal-abal ini sudah banyak sekali.
Bahkan Tjiptadi, Ketua Umum Asosiasi Industri Tabung Baja (Asitab) kbelum lama ini terang-terang mensinyalir saat ini ada belasan juta tabung gas yang beredar di pasaran. “Ada di atas 10
juta tabung gas abal-abal yang beredar,” katanya.
Kalau kalangan SPPBE memeriksa dengan teliti sebelum mengisi kembali tabung tersebut, menurut Putu, kasus meledaknya tabung gas akibat bocor bisa diminimalisir dan tidak sering terjadi.
Terkait dengan itu, Putu mendesak Pertamina membuat standar prosedur operasi sebagai acuan buat SPPBE, sebelum mereka mengisi kembali tabung yang kosong.
Soal operasi terhadap para produsen tabung, pihaknya menyatakan sudah menyiapkan personil untuk melakukan penyisiran. ”Kami menunggu kapan jajaran Direktorat Pengawasan Barang Beredar
Depdag mau turun ke lapangan,” tandas Putu.
Sebelumnya, Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi kepada Pos Kota pernah meminta agar aparat kepolisian untuk terus menerus menyisir agen gas nakal, terutama yang melakukan pemindahan isi tabung. “Ini untuk memberi efek jera agar mereka tidak mengulangi perbuatannya yang sangat membahayakan keselamatan orang lain,” ucapnya.
Terhadap agen yang nakal, ia mengaku mereka selain bisa dijerat pasal tindak pidana, juga UU Perlindungan Konsumen.
(setiawan/sir)
Redaksi: redaksi[at]poskota.co.id
Jl. Gajah Mada 100, Jakarta Tel. (021) 6334702, Fax: (021) 6348968
Email: iklan[at]poskota.co.id







Copyright © 2010 · All Rights Reserved ·