Industri dan Mall Diminta Hemat Listrik
Minggu, 29 November 2009 - 0:29 WIB
SETIABUDI (Pos Kota) – Tidak hanya diminta oleh PLN,ternyata Bank Pembangunan Asia (ADB) juga mendesak kalangan industri, bisnis dan pengelola pusat perbelanjaan dan mall menghemat pemakaian listrik.
“Ke depan, listrik akan semakin mahal,” jelas Thomas Dharmawan, Ketua Komite Tetap bidang Industri Makanan, Minuman dan Tembakau Kadin Indonesia, Sabtu (28/11).
Mahal dalam pengertian tak hanya dari segi biaya, karena banyaknya energi yang terpakai. Tapi juga mengancam lingkungan hidup.
Dengan banyak energi yang dipakai tentunya akan meningkatkan karbon. “Ini akan berakibat buruk pada kesehatan,” katanya.
Melihat dampak yang begitu besar, Bank Pembangunan Asia menyatakan siap membantu 4 miliar dolar AS untuk program penghematan listrik.
Dari dana tersebut, 500 juta dolar AS akan dikucurkan untuk biaya pembangunan pembangkit listrik 10.000 MW jilid II. Sedangkan sisanya 3,5 miliar dolar AS untuk membantu kalangan industri meremajakan mesin pabrik dan pengelola pusat perbelanjaan dan mall mengganti peralatan agar tidak boros memakai listrik.
Saat dibagikan tiga lampu hemat energi (LHE) kepada masyarakat beberapa tahun lalu, pemakaian listrik sempat berkurang sehingga menghemat 1.000 MW.
Jika kalangan industri dan bisnis bisa menekan pemakaian, lanjutnya, penghematan bisa lebih besar lagi. Paling tidak bisa dihemat 25%-30% dari total penggunaan listrik saat ini. “Di Thailand dan Singapura, kalangan industri dan bisnis sudah melakukan penghematan,” kata Thomas yang juga Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi).
Namun, ia mengaku belum tahu secara detail ketika ditanya lebih jauh tentang dana ADB tersebut. “Saya belum tahu apa dana dari ADB ini sifatnya grant atau pinjaman lunak,” ucapnya.Yang jelas, Thomas mengemukakan dana ADB ini akan dikucurkan melalui perbankan di dalam negeri. (setiawan/B)
Redaksi: redaksi[at]poskota.co.id
Jl. Gajah Mada 100, Jakarta Tel. (021) 6334702, Fax: (021) 6348968
Email: iklan[at]poskota.co.id







Copyright © 2010 · All Rights Reserved ·