Kebakaran, Bayi Hangus Baby Sitter Selamat

Rabu, 16 Juni 2010 - 2:15 WIB

| More

TANJUNG DUREN (Pos Kota) – Mengenaskan. Bayi tiga minggu terpanggang di rumahnya di Wijayakusuma, Jakbar, Selasa (15/6) siang. Mengetahui anak majikannya tak selamat, penjaga anak itu menangis histeris.

Baby sitter itu mengaku lupa menggendong orok perempuan anak majikannya saat berupaya menyelamatkan diri. Bayi Velove Josela alias Jolin ditemukan sudah hangus.

Kakaknya, Aurelia, 3, dilarikan ke RS Husada karena luka bakar di tubuhnya. Tiga pengasuh anak di rumah tangga ini, Murti, 29, Dwi, 19, dan Wiwik, 20, dibawa ke Polsek Tanjung Duren untuk dimintai keterangan.

Kebakaran rumah toko (ruko) tiga lantai di Jl. Gaharu itu terjadi pada Pk. 13:30. Menurut Murti, ia bersiap menidurkan Jolin, anak pasangan Fredy Cahyanto, 30, dan Ny. Airin, 28, di lantai tiga. Saat itu, Fredy berada di tokonya di Tanah Abang bersama Marcela, 5, sulung dari tiga anaknya.

Ny. Airin kembali keluar rumah setelah dari salon. Tiba-tiba, Murti mencium bau asap yang masuk celah lubang angin. Murti minta tolong kepada Ahmad Ajiid, 30 dan Ali, 29, untuk mencari tahu asal asap.

Belum sempat mendapat jawaban, Murti dan kedua pria karyawan konveksi itu melihat api membesar. Panik, ketiganya turun dari lantai tiga agar terhindari dari api.

Saat bersamaan, Dwi yang juga tengah menidurkan Aurelia, kakak Jolin, sama paniknya melihat kobaran api menjalar ke kamar tidur anak majikannya.

Dwi bersusah-payah menuruni tangga sambil mengendong Aurelia yang menangis karena asap dan hidungnya juga mengeluarkan darah.

BOCAH LUKA BAKAR

Sampai di luar ruko konveksi, Murti menyadari bayi yang dipercayakan kepedanya tertingal. Ia langsung jatuh duduk lalu histeris meminta tolong.
“Selamatkan anak majikan saya.., Pak. Tolong Jolin..!” serunya.

Ia makin histeris ketik melihat Dwi keluar rumah menggendong Aurelia yang luka bakar. Tak lama, Ny. Airin datang.

Melihat majikannya, Murti yang digaji Rp 1,5 juta itu hanya bisa menangis. “Nyonya, maafkan saya tak bisa menyelamatkan Jolin,” katanya.

Ny.Airin tak bisa berbuat apa-apa. Ia hanya memeluk baby sitter anak bungsunya itu sambil menangis histeris. Keduanya makin histeris saat Jolin dievakuasi.

Api dikuasai petugas sekitar Pk. 15:00 yang datang dengan delapan mobil pemadam.

Kapolsek Tanjung Duren Kompol Arif Budiman SIK dan wakilnya AKP Hasan meminta keterangan saksi mata. Kebakaran diperkirakan akibat korslet listrik. “Kami masih menyelidikinya,” katanya. (warto/m1/yp/t)

Bookmark and Share
Komentar Terkini (Belum ada Komentar). Kirim komentar anda disini

Redaksi: redaksi[at]poskota.co.id
Jl. Gajah Mada 100, Jakarta Tel. (021) 6334702, Fax: (021) 6348968
Email: iklan[at]poskota.co.id