Selly Si Penipu Ulung Terus Diburu

Selasa, 2 Maret 2010 - 10:25 WIB

| More

BOGOR (Pos Kota) – Kepolisian Resort Kota (Polresta) Bogor hingga kini belum menemukan keberadaan Selly Yustiawati alias Rasellya Rahman Taher. Wanita berparas ayu ini dicari pihak berwajib, karena telah melakukan serangkaian penipuan yang mengakibatkan kerugian puluhan juta rupiah.

Keberadaan Selly yang masih misterius, tidak membuat semangat polisi kendur. Justru sebaliknya, mereka terus bergerak sambil mengumpulkan data terkait keberadaan wanita penipu ini yang sempat mengaku sebagai wartawan Kompas yang ditugaskan khusus untuk meliput APBD gate yang melibatkan 45 mantan anggota DPRD Kota Bogor periode 1999-2002.

“Kami masih terus mencari informasi dari rekan, atau warga yang mengenal Selly. Informasi sedang kami kumpulkan untuk menangkap Selly atas laporan penipuan,” kata AKBP Nugroho Slamet Wibowo, Kapolresta Bogor.

Ulah Selly bersembunyi dari kejaran polisi, tidak hanya membuat geram korban, tapi juga  membuat keluarganya merasa malu. Harja dan tantenya Evi, salah satu keluarga Selly, menuturkan, aib besar datang ke keluarganya terkait ulah Selly.

Saat ditemui di rumah mereka di Pancasan Atas, Kelurahan Pasir Kuda, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Evi mengaku, Selly pernah datang ke rumahnya dua bulan yang lalu. “Dia datang ke sini dengan alas an salah  naik angkot. Seingat saya, baru dua kali dia kesini.  Yang pertama, sempat menginap satu minggu,” ujar Evi.

Evi menuturkan, keluarga tidak menaruh rasa curiga apapun saat Selly berkunjung. Mereka baru tahu, setelah adanya pemberitaan media massa yang cukup gencar. “Tahunya saat ramai di televisi dan koran. Tapi kami keluarga tidak tahu dimana dia sekarang,” paparnya sambil
menambahkan,  tidak ada untungnya  menyembunyikan Selly dari kejaran polisi.

Harja mengungkapkan, pihak keluarga ingin  menyerahkan Selly ke polisi agar masalahnya bisa segera selesai.  Selly,  merupakan anak pertama dari pasangan suami istri Ati dan Yusral.
“Istri saya Evi, adalah adik dari ibunya Selly,” tutur Harja.

Tentang Selly bisa menipu, Harja mengatakan, rasa herannya. Pasalnya keluarga mereka hidup berkecukupan.  “Kami juga tidak tahu uangnya digunakan untuk apa. Sebetulnya, Selly anak yang baik, dia royal dan sangat supel. Saat menginap dia maunya makan dengan ikan asin. Saya sangat menyayangkan mengapa dia jadi seperti itu, apalagi dia sangat cantik,” kata Harja.

Seperti diberitakan sebelumnya,  Selly diduga telah menipu Vica Prihatin  Isdarefa 26, warga Kampung Pamoyanan, Kelurahan Ranggamekar, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.
Uang korban sejumlah Rp 10 juta raib digondol Selly yang mengaku sebagai wartawan Kompas dan menawarkan bisnis pulsa.

Vica  akhirnya melapor ke Polresta Bogor 5 Februari 2010 lalu. Polisi Polresta Bogor sampai saat ini masih  memburu Selly. Seperti diketahui, aksi penipuan itu  tak hanya dilakukan di Bogor. Selly juga dikabarkan menipu di tempat lainnya mulai dari Jakarta, Depok hingga Bandung. Para korban sudah melapor ke polisi, namun sampai saat ini Selly belum juga diketahui keberadaannya. (yopi/B)

Bookmark and Share
Komentar Terkini (Belum ada Komentar). Kirim komentar anda disini

Redaksi: redaksi[at]poskota.co.id
Jl. Gajah Mada 100, Jakarta Tel. (021) 6334702, Fax: (021) 6348968
Email: iklan[at]poskota.co.id