KB Mana Yang Anda Pilih?

Rabu, 17 Februari 2010 - 15:33 WIB

| More

JAKARTA (Pos Kota) – Upaya pemerintah  mengendalikan peningkatan angka kelahiran  di Indonesia adalah mengajak masyarakat  turut serta dalam program Keluarga Berencana (KB).Pengendalian angka kelahiran yang lebih dikenal dengan cara kontrasepsi adalah ukuran untuk mencegah kehamilan. Ada banyak metode yang digunakan untuk mengendalikan tingkat kelahiran.  Namun hanya beberapa metode yang dapat bekerja lebih baik

Keputusan untuk menggunakan salah satu metode pengendali angka kelahiran ada di tangan Anda, akan tetapi metode yang  dipilih tergantung pada faktor-faktor seperti: kesehatan ibu secara keseluruhan, frekuensi banyaknya hubungan seksual, seberapa baik metode pencegah kehamilan dapat bekerja, kemungkinan efek samping , dan tingkat kenyamanan si ibu dalam menggunakan metode tersebut.  Ada baiknya Anda mengetahui macam-macam metode pengendalian angka kelahiran sebelum Anda memutuskan untuk menggunakan salah satunya.

Metode pengendalian angka kelahiran yang paling efekif adalah dengan tidak melakukan hubungan seksual secara berkala.  Metode selanjutnya adalah dengan memperhatikan siklus masa subur Anda.  Seorang wanita dengan siklus menstruasi yang teratur memiliki sekitar tujuh hari atau lebih masa subur setiap bulannya.  Pada masa-masa ini peluang untuk terjadinya kehamilan lebih besar dari biasanya.  Oleh karena itu pasangan tidak boleh melakukan hubungan seksual pada masa subur bila tidak menghendaki kehamilan.

Metode berikutnya adalah penggunaan kondom, diafragma, atau topi serviks guna mencegah masuknya sel sperma ke dalam sel telur.

Kontrasepsi oral atau yang lebih dikenal sebagai pil, harus diminum setiap hari sebab di dalamnya terkandung dua hormon, yaitu estrogen dan progestin.  Kedua hormon ini bertujuan menghalangi keluarnya sel telur dari ovarium (indung telur).  Akantetapi kontrasepsi oral berisiko menimbulkan penyakit jantung, tekanan darah tinggi, gumpalan darah dan penyumbatan arteri bagi wanita yang mengkonsumsinya.

Metode pengendali angka kelahiran lain adalah Intrauterine Device (IUD) yang lebih akrab dengan sebutan KB spiral.  IUD adalah perangkat kecil yang berbentuk huruf T yang di tempatkan di dalam rahim wanita.  Perangkat ini menghentikan pembuahan dengan cara mencegah masuknya sperma ke dalam rahim, bahkan bila pembuahan sampai terjadi IUD akan mencegah dari tertanamnya telur yang telah dibuahi di dinding rahim.

Banyak terdapat metode lain seperti : IUS, suntikan Depo-Provera, kontrasepsi spons, The Patch (Ortho Evra), Hormonal Vaginal Contraceptive Rings (NuvaRing), bedah sterilisasi (vasektomi) dan non-bedah sterilisasi (Essure Permanent Birth Control ).

Namun tak satu pun dari metode di atas yang 100% efektif kecuali Anda tidak melakukan hubungan seks.  Untuk megetahui penjelasan yang lebih tepat, dokter dan perawat profesional adalah tempat yang terbaik bagi Anda untuk berkonsultasi tentang penggunaan alat kontrasepsi yang sesuai dengan kemampuan tubuh Anda. (M-1/B)

Bookmark and Share
Komentar Terkini (Belum ada Komentar). Kirim komentar anda disini

Redaksi: redaksi[at]poskota.co.id
Jl. Gajah Mada 100, Jakarta Tel. (021) 6334702, Fax: (021) 6348968
Email: iklan[at]poskota.co.id