Pedagang Kembang di Rawa Belong Banjir Pesanan
Selasa, 9 Februari 2010 - 20:07 WIB
JAKARTA (Pos Kota) – Ungkapan ‘Katakanlah Cinta dengan Bunga’ kini makin melekat di kalangan remaja dan mahasiswa khususnya menjelang Valentine’s Day (Hari Kasih Sayang) yang diperingati setiap 14 Februari.
Tak pelak, menjelang hari spesial tersebut sejumlah pedagang kembang di kawasan Rawa Belong, Kel.Sukabumi Utara misalnya mulai kebanjiran pesanan terutama bunga mawar (Rose) baik warna merah muda (Pink) maupun merah pekat. Termasuk penjualan coklat yang juga menjadi salah satu ciri khas di saat Valentine’s Day di sejumlah mal di Jakbar mulai meningkat.
Ny. Nasriyati,54 ditemui di tokonya di Jl Rawa Belong Raya RT 02/05, Kel. Sukabumi Utara mengaku sejak dua hari lalu mulai banyak permintaan akan bunga mawar khusus untuk peringatan Valentine’s Day. Sebagian besar pesanan berasal dari kalangan mahasiswa dari satu PTS setempat. Juga pelajar SD hingga SMA bahkan dari kalangan karyawan lainnya.
“Alhamdulillah pesanan bunga mawar potongan menyambut Hari Kasih Sayang mendatang sudah mulai berdatangan. Mudah-mudahan saja pasokannya jangan sampai telat agar pelanggan jangan sampai kecewa,” kata Ny Nasriyati yang membuka usaha bunga potong dan melayani pemesanan bunga papan untuk berbagai acara ini sejak tahun 1993, Selasa (9/2).
Saat ini sebatang bunga mawar lokal masih dijual Rp 7.500 dan Rose impor asal Holland, Belanda Rp 30 ribu/batang. Sehari jelang Valentine’s Day harganya bakal naik menjadi Rp 10 ribu/batang dan Rp 60an ribu/batang untuk mawar Holland.
Untuk memenuhi permintaan tersebut, ibu 5 anak ini sudah menyediakan modal khusus sekitar Rp 2-3 juta. Sehari-harinya penjualan bunga potong tidak bisa ditebak karena tergantung momen khusus seperti Valentine’s Day, Imlek, Idul Fitri, Natal dan Tahun Baru. Di saat tersebut itulah sangat diharapkannya karena mampu mendongkrak omset penjualan hingga 4 kali lipat lebih.
“Jika penjualan sedang sepi pernah hanya Rp 20 ribu per hari, tapi kalau sedang ramai bisa lima ratusan ribu lebih,” ungkapnya.
Secara terpisah di sejumlah toko khusus yang menjual makanan kecil termasuk coklat di beberapa pusat perbelanjaan di Jakbar, juga sudah bersiap-siap menyambut Valentine’s Day. Stok coklat asli hingga campuran mulai kelas lokal hingga impor mulai diperbanyak karena permintaan coklat di kalangan remaja dan mahasiswa sudah mulai bergeliat. Demi menarik hati pengunjung, coklat dikemas dalam berbagai bentuk tapi dominannya bentuk hati (Love).
Untuk coklat campuran lokal lazimnya dijual mulai Rp 10 ribu/batang, sedangkan coklat asli lokal Rp 30 ribuan dan coklat impor berkisar Rp 150 ribu.
“Sebagian besar remaja dan mahasiswa senangnya membeli coklat berbentuk hati untuk diberikan ke pasangannya saat Hari Kasih Sayang,” kata Salim Wijaya, pedagang coklat di satu mal di Jakbar.
(rachmi/sir)
Redaksi: redaksi[at]poskota.co.id
Jl. Gajah Mada 100, Jakarta Tel. (021) 6334702, Fax: (021) 6348968
Email: iklan[at]poskota.co.id





Copyright © 2010 · All Rights Reserved ·