Kepsek Dimutasi, Orangtua Murid Demo
Senin, 8 Februari 2010 - 21:13 WIB
CIANJUR (Pos Kota) – Puluhan orangtua murid, SDN Songgom I, Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur, aksi unjuk rasa di halaman sekolah, senin (08/02). Mereka menolak rencana mutasi kepala sekolah ersebut, Popon Karmilah ke sekolah lain.
Mutasi terhadap Kepala Sekolah SDN Songgom I, Popon Karmilah akan dilaksanakan oleh Kepala Pusat Pembinaan dan Pendidikan (Kapuspindik), Gekbrong, Suharsono. Sementara, para orang tua murid menilai kinerja kepsek tersebut sangat baik, sehingga mutasi sangat berat sekali bagi orang tua murid.
Aksi tersebut digelar sekitar pukul 09.00 WIB. Unjuk rasa yang kebanyakan ibu-ibu dan anak-anak tersebut, berlangsung di halaman sekolah, mereka membawa sejumlah spanduk dan berbagai atribut, yang berisikan, ‘tolak pemutasian kepala sekolah, ibu popon, karena kinerjanya cukup baik’, dan beberapa lainnya.
Orang tua siswa menilai, alasan menolak pemutasian terhadap kepalaa sekolah tersebut karena kinerja Popon Karmilah cukup baik selama memimpin sekitar 1,5 tahun..
“Kami tidak mau, jika kepsek tersebut dimutasi ke sekolah lain, karena yang kami rasakan saat ini, kepsek kinerjanya sangat baik sekali,” kata Ketua Komite Sekolah SDN Songgom I, Gekbrong, Ade Kusnadi dalam orasinya.
Selama menjadi kepsek di SDN Songgom I, kata dia, Popon selalu melaksanakan musyawarah terlebih dahulu, jika akan mengambil kebijakan. Baik tentang pendidikan, kesehatan dan lainnya. “Ini yang menjadi sekolah lebih baik lagi dari tahun ke tahun” ujarnya.
Tidak berlangsung lama unjuk rasa tersebut, perwakilan dari komite langsung melakukan mediasi dan perundingan dengan diterima oleh Kapuspindik Gekbrong, Suharsono, pengawas sekolah, Popon Karmilah juga hadir dalam pertemuan dan petugas dari kepolisian sektor Gekbrong sebagai keamanan
Dalam pertemuan tersebut, memperoleh kesimpulan bahwa untuk sementara waktu Popon tidak jadi dimutasi.. Karena, mendapatkan sejumlah masukan dari beberapa pihak bahwa Popon untuk tidak segera dimutasi.
Kapuspindik Gekbrong, Suharsono membenarkan rencana mutasi kepsek SDN Songgom, Popon Karmilah. Alasan mutasi, kata dia, dikarenakan pihaknya telah menerima surat keputusan (SK), Bupati Cianjur, Tjetjep Muchtar Soleh.
Dia mengaku, maksud dari mutasi tersebut tidaklan lain, untuk meningkatkan lagi mutu pendidikan, khususnya di Gekbrong. “Mutasi dan rotasi merupakan hal biasa dalam setiap organisasi, dengan tujuan demi penyegaran dan kualitas pendidikan lebih baik lagi,” ujarnya.
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Cianjur, Deni Santiko menandaskan, antara pihak sekolah, pengawas sekolah dan kapuspindik sebelum terjadi mutasi harus ada koordinasi terlebih dahulu. Ini dimaksudkan, agar tidak terjadi permasalahan seperti saat ini.
Sedangkan terkait SK bupati, tentunya harus diselamatkan. Dalam arti seorang PNS ditempatkan dimana saja, harus siap, karena PNS merupakan abdi negera. “Kami mendukung mekanisme tupoksi PNS. Yang harus diselesaikan adalah harus ada koordinasi antara pihak yang akan dimutasikan, dan pengawas serta kapuspindik,” pungkasnya. (yopi/B)
Redaksi: redaksi[at]poskota.co.id
Jl. Gajah Mada 100, Jakarta Tel. (021) 6334702, Fax: (021) 6348968
Email: iklan[at]poskota.co.id




Copyright © 2010 · All Rights Reserved · 