Bubur Ayam ‘Setan’ Bikin Kesetanan
Sabtu, 6 Februari 2010 - 10:47 WIB
ADA bubur ayam setan di Kota Serang. Mendengar namanya, tentu akan bergidik bola roma. Tapi, asal tahu saja, bubur yang punya nama seram itu, malah jadi makanan favorit masyarakat Serang, bahkan selalu dicari oleh wisatawan.
Kenapa disebut bubur ayam setan? Ada cerita yang berkembang di masyarakat bahwa bubur ayam buatan Saow Kim Cong itu dulunya baru buka pada pukul 21:00 hingga 02:00 dinihari. Ada juga yang menyebutkan pedagang bubur ini sulit ditemukan dan membuat bingung pelanggan karena selalu pindah-pindah tempat. Karena itu, warga memberikan nama bubur ayamnya sebagai bubur ayam setan.
Seiring dengan perkembangan usaha, bubur ayam yang telah ada sejak 1963 ini tidak lagi dijual keliling. Atas permintaan pelanggan, warung bubur ayam yang kini mulai menetap di Gang Rendah depan RM Saiki, Kota Serang. Jam bukanya juga berubah, dari pukul 18:00 sampai 22:00. Bahkan sudah mempunyai cabang di Mal Ramayana Serang.
ENAK & GURIH
Memang kedengarannya sedikit aneh, sebab setan biasanya dipersepsikan sebagai makhluk halus yang menyeramkan. Tapi untuk setan yang satu ini sebaliknya. Tidak ditakuti, malah disukai dan diburu banyak orang. Rasanya memang enak dan gurih, tidak seperti bubur ayam yang dijual pedagang lainnya. Pokoknya bagi orang yang sudah mencobanya akan ketagihan.
Menurut Toni,41, ahli waris Saow Kim Cong, setiap malamnya warung bubur ayam peninggalan orangtuanya ini bisa menghabiskan sekitar 240 porsi bubur ayam, dan khusus Sabtu dan Minggu bisa sampai 360 porsi. Menurut anak ketiga dari 7 bersaudara ini, pada awalnya bubur ayamnya dijual Rp2.000 per porsi, namun saat ini harganya sudah mencapai Rp12 ribu per porsi.
Yang menjadi ciri khas dari bubur ayam ini, tidak memakai kuah kuning seperti kebanyakan bubur ayam lainnya, tetapi memakai cakwe dengan sambal cabe merah yang khas. Selain itu, ada lobak asinnya, serta ayam yang digunakan pun ayam kampung. Begitu juga dengan buburnya yang lembut dan kenyal menambah selera makan. Anda penasaran? Silakan mencoba.(haryono/B)
Redaksi: redaksi[at]poskota.co.id
Jl. Gajah Mada 100, Jakarta Tel. (021) 6334702, Fax: (021) 6348968
Email: iklan[at]poskota.co.id





Copyright © 2010 · All Rights Reserved ·