Depdiknas Buat UN Format Baru
Jumat, 29 Januari 2010 - 8:58 WIB
JAKARTA (Pos Kota) –Setelah Komisi X DPR dan pemerintah sepakat menggelar Ujian Nasional (UN), Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitang) Kemendiknas membuat format baru pelaksanaannya.
“UN dilakukan dengan format baru dalam rangka mendorong daya belajar siswa,” kata Kabalitbang Kemendiknas Mansyur Ramly dalam Diskusi Publik “Penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) sebagai Alat Evaluasi Keberhasilan Pendidikan’.
Dikatakan, Kemendiknas juga sudah menyiapkan rencana studi kebijakan tentang sistem pendidikan nasional khususnya terkait evaluasi pendidikan. ”Hasilnya akan kami jadikan penyempurnaan UN ke depan yaitu 2011. Kami dan DPR sudah sepakat membuat kebijakan baru untuk UN tahun depan itu,” lanjut Mansyur.
Perubahan mendasar pada pelaksanaan ujian nasional secara menyeluruh baru 2011. Pasalnya, jika dipaksakan tahun ini justru menimbulkan kebingungan bagi siswa dan sekolah.
MASA TRANSISI
Rektor UHAMKA Suyatno mengatakan penyelenggaraan UN yang menimbulkan pro-kontra jangan dipolitisasi. Munculnya pro-kontra tersebut, disinyalir banyak campurtangan politisi. “Karena itu sebaiknya lepaskan UN dengan politik meski kenyataannya UN selama ini diskriminasi,” jelasnya
Sementara Ketua Persatuan Guru Indonesia (PGRI) Sulistiyo mendesak agar UN segera diperbaiki.
“Pelaksanaan UN tahun ini anggap saja sebagai transisi dan kedepannya khususnya 2011 UN harus dikaji mendasar dalam sebuah kerangka reformasi pendidikan menyeluruh,” tegasnya.
(dieni/us/o)
Redaksi: redaksi[at]poskota.co.id
Jl. Gajah Mada 100, Jakarta Tel. (021) 6334702, Fax: (021) 6348968
Email: iklan[at]poskota.co.id








Copyright © 2010 · All Rights Reserved ·