Kejurnas Bulu Tangkis, DKI Yakin Juara
Selasa, 26 Januari 2010 - 12:55 WIB
SURABAYA(Pos Kota)-Tim bulutangkis asal DKI Jakarta langsung tancap gas dalam Kejurnas 2009 di Surabaya. Tak tanggung-tanggung, mereka berambisi mempertahankan gelar juara yang terakhir mereka rebut di Solo 2007 lalu. Tak heran, dari sepuluh emas yang disediakan, mereka menargetkan tujuh emas.
Menurut pelatih tim Jakarta, Nugroho Puji Santoso ,untuk kejurnas kali ini dirinya menurunkan dua tim. Tim pertama diisi seluruh pemain Pelatnas Cipayung. Sedangkan tim kedua bermateri seluruh pemain yang dijaring pada Kejuaraan Daerah (Kejurda). Sayang, mereka tidak akan diperkuat dua pemain, yakni Bona Septiano (ganda putra) dan Tya Subadya (ganda campuran).
”Kami hanya berharap yang terbaik. Ini adalah tim terbaik yang kami miliki saat ini. Sesuai dengan perintah ketua umum, kami berusaha mendapatkan hasil terbaik pada Kejurnas ini,” ucap Nugroho, Selasa(26/2).
Nugroho juga membeberkan nomor-nomor yang menjadi target timnya untuk mendapatkan emas. Dari sepuluh nomor, Jakarta yakin mampu mengamankan tujuh nomor, yakni Tunggal Putri, Ganda Putra dan Putri serta Ganda Campuran. Sedang untuk kategori Taruna, mereka mematok emas di nomor Tunggal Putra dan Putri dan Ganda Putri.
”Pesaing terberat kami adalah Jawa Tengah. Mereka punya pemain asal Djarum yang kualitasnya merata. Selain itu masih ada Jawa Barat. Yang jelas semua pesaing terbaik berasal dari Jawa,” lanjut Nugroho.
Pelatih tim Jawa Timur, Aji Santoso mengatakan, untuk Kejurnas tahun ini dirinya menurunkan 50 atlet. Sayang Jatim justru tidak berani mematok target. Meski mereka sudah mempunyai jagoan Pelatnas yakni, Sony Dwi Kuncoro di tunggal putra dan Aprilia Yuswari. Sayang, Sony punya catatan buruk ketika bertemu dengan jagoan Jakarta, Simon Santoso.
Sedangkan perwakilan dari Jawa Tengah, Sulaiman mengatakan, dirinya hanya mematok dua emas, yakni Tunggal Putra dan Putri serta ganda campuran. Untuk Tunggal Putri, nama yang menjadi andalan adalah Maria Kristin. ”Memang ada Maria, tapi waktu itu dia kalah dari Aprilia (Jawa Timur),” ucapnya.
Salah satu pelatih Jawa Barat, Ueng Kohar Jamhari mengatakan, untuk tahun ini timnya tidak akan turun dengan kekuatan penuh. Sebab salah satu bintangnya, Taufik Hidayat dipastikan absen. Meski begitu Ueng berharap tim lapis kedua yang mereka turunkan mampu memberikan berbicara lebih dihadapan pemain-pemain terbaik.
”Taufik memang sudah keluar dari Pelatnas Cipayung. Tapi saya sudah temui dia. Dia nampaknya masih belum bisa melupakan kekalahan di Malaysia,” tandas Ueng. Saat itu Taufik kalah di Malaysia Open Super Series. Taufik tumbang di tangan pebulutangkis asal Denmark, Jan O. Jorgensen.(nurqomar/B)
Redaksi: redaksi[at]poskota.co.id
Jl. Gajah Mada 100, Jakarta Tel. (021) 6334702, Fax: (021) 6348968
Email: iklan[at]poskota.co.id






Copyright © 2010 · All Rights Reserved ·