Rp 6,5 Triliun Untuk Investasi Transmigrasi Mandiri
Senin, 25 Januari 2010 - 14:58 WIB
SENAYAN (Pos Kota) – Program pengembangan Kawasan Transmigrasi Kota Terpadu Mandiri (KTM) dalam lima tahun terakhir (2004-2009) mampu menarik investasi pemerintah dan juga swasta sekitar Rp6,5 triliun.
“Investasi tersebut dapat menggerakkan kegiatan pertanian, baik di sektor hulu dan hilir, yakni pengelolaan hasil pertanian menjadi produk setengah jadi sampai produk jadi,” jelas Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi IX DPR, siang ini.
Pengembangan investasi di kawasan KTM juga dapat menambah dan menciptakan lapangan kerja, baik untuk pembangunan kawasan dan juga untuk pengembangan sektor agro industri.
Dengan adanya pengolahan hasil pertanian, etani transmigran tidak lagi menjual bahan baku, tapi diharapkan sudah ada nilai tambah dari hasil pertanian yang diolah dan terjadi perubahan pasar.
“Perubahan pasar yang diharapkan adalah yang semula transmigran menjual produknya keluar KTM menjadi pembeli atau konsumen yang mendatangi kawasan ini untuk membeli produk pertanian dan transmigran tidak perlu keluar kawasan untuk membeli kebutuhan sehingga perputaran uang tidak keluar KTM,” ujarnya.
KTM yang sudah ditempati permukiman baru sebanyak 10 KTM dengan 4.030 kepala keluarga (KK), sedangkan KTM yang sudah existing (yang sudah terwujud) sebanyak 12 KTM dengan 197.695 KK.(tri/B)
Redaksi: redaksi[at]poskota.co.id
Jl. Gajah Mada 100, Jakarta Tel. (021) 6334702, Fax: (021) 6348968
Email: iklan[at]poskota.co.id








Copyright © 2010 · All Rights Reserved ·