Lifter Eko Ingin Jadi PNS
Sabtu, 12 Desember 2009 - 12:25 WIB
EKO Yuli Irawan, 20, lifter asal Lampung yang kini membela Kalimantan Timur kembali mendapat medali emas pada SEA Games Laos 2009 . tentu ini membuat bangga kedua orang tuanya, Saman,39, dan Wastiah,38, yang tinggal di 24 Tejo Agung, Metro Timur, Lampung.
Pos Kota menemui kedua orang tua Eko di rumah barunya yang merupakan pemberian dari Eko ketika memenangkan SEA Games tahun 2007 di Tahiland.
Si ibu banyak bercerita tentang awal kesuksesan anak pertamanya ini. Eko anak yang terbilang pendiam dan penurut, menamatkan sekolah dasar di Metro.
Saat berumur 12 tahun Eko yang sehari-harinya ngangon kambing di hutan sering merengek kepada ibunya untuk ikut latihan angkat besi yang berlokasi di dekat rumah mereka.
Rengekan Eko akhirnya meluluhkan hati sang ibu dengan catatan, latihan dilakukan setalah selesai sekolah dan memberi makan peliharaan kambing mereka yakni mulai latihan setiap pukul 15.00 WIB sampai dengan pukul 17.30 WIB. Eko seorang anak penurut, mengikuti aturan yang diterapkan ibunya hingga satu tahun lamanya latihan, Eko ikut pertandingan di Indramayu dengan meraih emas. Saat itu usia Eko masih sangat muda.
Ketika lulus dari SD, pelatih Eko yakni Joni dan Yon Haryono membawa Eko ke Bogor dan disekolahkan di SMP Parung Panjang, Bogor. Sejak itulah Eko ikut dengan pelatihnya dan hanya bisa menghubungi anaknya lewat HP.
Berbagai kejuaraan diikuti Eko bahkan ketingkat dunia, sang ibu selalu berdoa buat putra pertamanya . Setiap akan bertanding Eko selalu meminta doa restu ibunya bahkan hadiah yang diperolehnya berupa uang selalu dikirimkan buat ibunya di Metro, Lampung.
Ketika Eko memenangkan SEA Games di Thailand tahun 2007 Eko langsung mengirimkan uang kepada ibunya yang kemudian digunakan buat membangun rumah dan kedua orang tua Eko juga mendapatkan bonus umroh dari Riau. Saat ini selain rumah, Eko juga membelikan satu unit mobil pick-up buat bapaknya dan warung kelontong buat sang ibu.
Ketika ditanyakan mengapa tidak membawa nama Lampung, kedua orang tua Eko yang sehari-harinya menghabiskan waktu di warung mereka menjawab. Dulu pernah bapak Eko meminta bantuan kepada Pemda setempat untuk sarana berlatih anaknya, tapi pihak Pemda tidak ada yang mau memperhatikan sehingga Eko mengumpulkan uang lalu sumbangan bersama dengan bapak Triyatno untuk menyewa keperluan latihan buat anak-anak mereka.
Sekarang putranya sudah mengharumkan Indonesia dikancah dunia, satu hal yang diminta sang ibu yakni agar Eko bisa selesai sekolah SMA lalu bisa menjadi pegawai negeri sipil(PNS). (Koesma/B)
Redaksi: redaksi[at]poskota.co.id
Jl. Gajah Mada 100, Jakarta Tel. (021) 6334702, Fax: (021) 6348968
Email: iklan[at]poskota.co.id






Copyright © 2010 · All Rights Reserved · 