36 Truk Kebersihan Rusak & Tua

Rabu, 25 November 2009 - 6:36 WIB

| More

JAKARTA (Pos Kota) – Penanganan sampah di Jakarta Selatan hingga kini masih menjadi ancaman bagi warga yang tidak tertutup kemungkinan
bakal terjangkit berbagai penyakit. Pasalnya, sebagian sampah setiap harinya ada yang tidak terangkut akibat terbatasnya truk kebersihan.

Terbukti dari 136 truk kebersihan yang dimiliki Sudin Kebersihan Jaksel, hanya 100 truk yang bisa digunakan selebihnya rusak atau sudah termakan usia alias tua.

Plh Kasi Penyuluhan Sudin Kebersihan yang juga Kepala Seksi Kebersihan Kec. Tebet Wahyudi Rudiyanto menjelaskan, produksi sampah di Jaksel
setiap harinya cukup tinggi yakni berkisar 5.000 meter kubik (M3) atau setara dengan 1.500 ton yang diangkut oleh 100 dari 136 truk kebersihan.

Adapun satu jiwa menghasilkan sampah 0,29 liter per hari. Dari 1.500 ton tersebut, 88 persen sampah berhasil diangkut ke TPA Bantar Gebang,
Bekasi, satu persen didaur ulang dan sisanya terpaksa ditunda.

“Penundaan pengangkutan sampah diantaranya karena keterbatasan daya angkutan truk kebersihan yang dimiliki Sudin Kebersihan Jaksel, di antaranya ada yang rusak atau sudah tua sehingga tidak bisa digunakan,” katanya saat dialog interaktif dengan warga menyangkut peningkatan kebersihan lingkungan di kantor Kel. Ulujami dihadiri Lurah Heryanto.

Namun untuk meminalisir sampah yang tertunda, lanjut Rudiyanto, pihaknya kini gencar memberi sosialisasi ke warga untuk pemanfaatan daur ulang sampah yang diantaranya dibuat menjadi kompos melalui sampah organik. Pada akhirnya diharapkan pula dapat mengurangi produksi sampah yang dibuang ke TPA Bantar Gebang yang mencapai 6.500 ton per hari.

Rudiyanto mencontohkan keberhasilan warga di RW 03 Kel. Rawajati, Kec. Pancoran yang sudah bisa menekan produksi sampah hingga 0 persen.
Caranya, sampah organik langsung diolah kembali menjadi kompos sedangkan sampah non-organik dikumpulkan para pemulung setempat yang sudah dikordinir dan diberikan seragam.

Setiap harinya, pemulung bertugas mengumpulkan sampah warga. Hasilnya, kawasan RW 03 Kel. Rawajti kini tampil  bersih dari tumpukan ataupun ceceran sampah juga lingkungan makin ijo royo-royo dan tambah subur dengan pemupukan yang didapat dari hasil daur  ulang sampah.

Berkaitan penghijauan, Lurah Ulujami Heryanto menambahkan, wilayahnya yang memiliki 9 RW tak kalah dengan kawasan lainnya di Jaksel maupun di  DKI Jakarta dengan menanam lebih dari 1.000 pohon mangga dan membuat 3 ribu lubang resapan biopori (LRB).

(rachmi/sir)

Bookmark and Share
Komentar Terkini (Belum ada Komentar). Kirim komentar anda disini

Redaksi: redaksi[at]poskota.co.id
Jl. Gajah Mada 100, Jakarta Tel. (021) 6334702, Fax: (021) 6348968
Email: iklan[at]poskota.co.id