Depnakertrans Butuh 5.050 Instruktur
Jumat, 20 November 2009 - 15:37 WIB
JAKARTA (Pos Kota) – Depnakertrans membutuhkan sekitar 5.050 orang tenaga instruktur pelatihan keterampilan kerja hingga tahun 2012, kata Sekretaris Jenderal Depnakertrans, Besar Setioko.
“Tingginya kebutuhan tenaga instruktur ini untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas peserta pelatihan,” ujar Besar, usai membuka grand final Kompetisi Nasional Keterampilan Instruktur Lembaga Pelatihan Kerja yang diadakan di Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja Dalam Negeri (BBPLKDN) Bandung, Jumat.
Hingga saat ini jumlah instruktur yang terdata per Agustus 2009 jumlahnya hanya 2.800 orang. “Jumlah ini akan berkurang karena sebagian memasuki usia pensiun,” katanya.
Oleh karena itu, kata Sekjen, dalam waktu dekat Depnakertrans akan segera menambah jumlah instruktur, meningkatkan fasilitas, peralatan dan infrastruktur pelatihan kerja, menyusun kurikulum program dan pelatihan khusus instruktur. Pendanaan BLK akan ditingkatkan untuk menata manajemen pelatihan dan penyusunan standar pelatihan.
“Dibutuhkan kerja sama lebih luas dengan dunia industri dan lembaga pelatihan untuk meningkatkan pembinaan kualitas instruktur, menyusun kurikulum pelatihan standar nasional dan pemetaan kebutuhan kerja. Dengan perpaduan strategi itu, daya serap pengangguran dan pembukaan lapangan kerja baru dapat meningkat,“ katanya.
Selain itu, kata Sekjen, dibutuhkan pula kerja sama dengan pemerintah daerah tingkat provinsi, kab/kota untuk memetakan kebutuhan pasar sehingga jenis pelatihan ketrampilan dapat lebih focus pada pasar kerja yang tersedia.di daerahnya masing-masing
“Nantinya akan ditekan kan pada jenis pelatihan yang dibutuhkan, seperti pelatihan keterampilan kejuruan otomotif, las, bangunan kayu dan batu, elektonik, computer, IT, menjahit, kerajinan tangan, pegolahan hasil pertanian dan perkebunan.”
Lebih lanjut, dikatakan Sekjen, Depnakertrans menargetkan pada awal Februari tahun 2010, program Pelatihan Berbasis Kompetensi dapat diterapkan di seluruh balai latihan kerja di baik di tingkat pusat maupun tingkat provinsi dan Kab/Kota.
Sementara itu, Kepala (BBPLKDN) Bandung Tangsi Tarigan menerangkan ajang Kompetisi Nasional Keterampilan Instrukturt Lembaga Pelatihan Kerja ini ditujukan agar para instruktur dapat berkompetisi dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sekaligus mengukur peta kompetensi instruktur di Indonesia sesuai dengan bidang keahliannya.
Kompetisi yang dimulai dari 16-19 November 2009 ini diikuti oleh 75 peserta dan 37 yang berasal dari BLK-UPTP dan UPTD seluruh Indonesia. Para peserta terdiri dari 37 orang instruktur kejuruan las, 38 kejuruan otomotif.
(tri/sir)
Redaksi: redaksi[at]poskota.co.id
Jl. Gajah Mada 100, Jakarta Tel. (021) 6334702, Fax: (021) 6348968
Email: iklan[at]poskota.co.id





Copyright © 2010 · All Rights Reserved ·